The Sondha Code….

THE SONDHA CODE…..?

Ini ucapan Alam, junior di lingkungan kerja, tahun lalu pada saat kita sedang diskusi tentang rencana kerja lima tahunan kantornya. Waktu itu, film The Da Vinci Code yang dibitangi Tom Hanks dan Audrey Tautou lagi beredar di bioskop2, dan Alam menggunakan gambar2 dari film itu sebagai background di laptopnya.., yang terbesar adalah gambar MONALISA

Kok, Alam bisa tercetus THE SONDHA CODE? Ya, karena Alam tau kalo middle name Tati adalah MONALISA….., Yup, my complete name is “SONDHA MONALISA SIREGAR”

Bahkan waktu Mia, Tati’s closest friend zaman di Bogor, berkesempatan traveling ke Paris tahun 1990an (??), Mia ngoleh2in Tati postcard Monalisa yang diframe hitam.. Terus di bagian belakangnya di tulis :
LÉONARD DE VINCI 1452 – 1519
MONNA LISA
DITE LA JƠCONDE 1503 – 1506
from paris with love
Postcard ini masih digantung di cermin di meja rias Tati. Thanks ya Mia…

Back 2 topic..,.
Secara, sejak kembali ke Pekanbaru Tati jarang banget ke bioskop.., Tati jadi nyari vcd-nya aja di Disc Tara.. Setelah nonton filmnya, Tati jadi penasaran pengen baca bukunya… So Tati, nyari di toko buku Trimedia.. Ternyata untuk edisi Bahasa Indonesia ada 3 jenis buku Da Vinci Code yang dijual.. Yang pertama, jenis softcover, the cheapest one. Yang kedua, yang hardcover, ada sedikit gambar tapi hitam putih. Kalo gak salah harganya sekitar 140an ribu rupiah. Yang jenis ketiga, adalah hardcover plus gambar2 yang berwarna…, the most expensive.. kalo gak salah harganya lebih dari 200an ribu rupiah… Tati pilih yang nomor 2 karena hard cover dan ada sedikit gambar, kalo yang ketiga kayaknya kemahalan buat kantong Tati… Hehehe.

Kayaknya, isi film dan buku gak usah dibahas lah ya… Udah banyak banget yang ngebahas… dan terkadang di luar batas pengetahuan Tati yang cetek ini… Justru yang pengen Tati ceritain adalah…: di buku The Da Vinci Code, Robert Langdon yang Professor “Simbologi Agama” membahas makna MONALISA yang juga telah berabad2 dibahas orang…, di film hal ini gak dibahas…

Tati juga sebenarnya gak terlalu curious tentang Monalisa.. Gak terlalu nyari2 arti “Monalisa”. Pernah sih Tati nanya ke Mama kenapa ngasi Tati nama Monalisa..? Kata Mama karena Monalisa adalah sosok perempuan hasil karya seni yang senyumnya luar biasa… yang dikenang orang banyak dan menjadi legenda… Mungkin Mama berharap Tati juga punya senyum yang istimewa… paling enggak buat orang2 di sekitar Tati, kaleeeeeeeeee…?

Tapi kata Pirate beberapa hari yang lalu, “Kalo Tati senyum, dia juga gak tau maknanya..” Waktu dicoba konfirmasi, apa senyum Tati membuat dia merasa di’enyek? Dia bilang Tati mis-interpretation. Alhamdulillah. Selagi senyum Tati berarti sesuatu yang positif, gak apa2lah.. Asal jangan menjadi sesuatu yang menyakitkan .buat orang.. Btw, misteriusan mana senyum Monalisa yang ini sama senyum Monalisa-nya Da Vinci, Pirate? Hehehe… Di Monalisa Homepage, ada 10 dugaan alasan paling popular mengapa Monalisa tersenyum, dari alasan yang sopan, konyol sampai yang gak senonoh, semua ada.. Mudah2an tidak ada satu pun dari alasan itu diduga sebagai alasan Tati tersenyum… Hehehe…

Back 2 buku The Da Vinci Code…
Menurut Langdon.., MONALISA terdiri dari 2 bagian… MONNA dan LISA.. MONNA adalah penukaran posisi huruf dari kata A’MONN, dewa kesuburan orang Mesir. Sedangkan Lisa adalah penukaran posisi dan penggantian huruf dari kata L’YSA, dewi kesuburan orang Mesir…. So, analisis Langdon, sosok Monalisa di lukisan Da Vinci merupakan gabungan sosok laki2 dan perempuan. Kalau Monalisa merupakan sosok gabungan, laki2 dan perempuan…? Apakah sosok ini merupakan sosok yang hermaphrodite..? Cacing kali… Cacing kan juga menyebabkan kesuburan… Hehehe…

Mungkin karena Da Vinci belum aware soal gen, makanya sosok gabungan ini disembunyikan dalam sosok wanita.. Coba kalau dia lahir setelah Mendel, penemu teori heriditas (?), mungkin Monalisa disembunyikan dalam sosok laki2.. Kok….. ? Ya, iya lah.. makhluk yang punya 2 jenis gen penentu jenis kelamin manusia kan justru laki2… Laki2 punya unsur X sekaligus Y, sementara perempuan hanya punya unsur XX.. (So sebenarnya yang nentuin jenis kelamin anak itu dari garis ayah… Jadi para bapak2 jangan berbuat ketololan deh dengan menggunakan alasan pengen punya anak dengan jenis kelamin tertentu buat menikah lagi… Alasan yang sebenarnya udah basi sejak seabad yang lalu… Hehehe. Jadi kalo mau nikah lagi, cari alasan yang lain aja yaaaaa…). Jangan2 kalo kejadiannya begitu, Monalisa adalah nama untuk anak laki2.. Hehehe..

Tapi Tati, mencoba memaknai secara positif aja… Maksudnya…? Tati asumsikan aja MONALISA itu lambang penggabungan unsur laki-laki dan perempuan sehingga membentuk suatu keseimbangan, keselarasan yang akan menghasilkan produktivitas yang tinggi (kesuburan).. seperti unsur Yin dan Yang dalam budaya China… Mungkin itu lah seharusnya arti dari THE SONDHA CODE… Berupaya membentuk keseimbangan dan keselarasan diri dengan lingkungan sehingga jadi bisa lebih produktif… Ideal banget….!!! Kayaknya gak kuku deh gue buat ngejalaninnya…., because I’m very egoist person… Gubrrrrrrrraaaaaaaaakkkkkk.***

11 thoughts on “The Sondha Code….

  1. Ito.Soal nama, it’s OK. Inang malah jd terkenal di keluarga besar dgn nama beliau spt itu. Keponakannya inang, (berarti boru tulang saya) sering bilang, namboru, senyum dong, sama gak dgn lukisan Da Vinci. Teman di IPB yg dr ranah minang ada yg bernama Desimal (maksudnya apa coba ito), ada yg Walneg (yg ini lagi meniti jabatan yg cukup bagus). Dan kakak tertua bernama Ernizar, msh “sound” minang ya. Ayah dan mamak Alhamdulillah msh sehat. Terkadang jalan jalan. Kadang ke Medan, Jakarta atau Yogya. Bulan April – Mei 2007 baru dr Jakarta. Untuk Ayah dan Mama nya Ito, mdh-an cepat pulih. Mungkin beliau beliau itu sdh terbiasa bergerak jd gak betah diam. Spt ayah yg kalau ke jkt malah minta dikasih kesibukan bertukang-2 kecil-2an. salam dan sehat ya ito. salam takjim ke ayah dan mamanya ito.

  2. Yang di blog guario itu kan cuma joke.. Gak serius lah… Saya juga belakangan mikir, jgn2 saya udah bikin Ito tersinggung ya..Papa & Mama saya saat ini dalam tahap pemulihan. Mama bulan Juni lalu mengalami stroke (saya tulis di posting bulan juni 2007). Sejauh ini kondisi beliau sudah jauh membaik, tapi tangan dan kaki kanan masih sulit digerakkan. Jadi beliau lebih banyak duduk di kursi roda. Papa kena serangan stroke ringan, pada akhir Juli lalu. Terlalu capek.. Setelah mengikuti pemakaman Opung Baginda Perningotan selama beberapa hari, beliau langsung pulang ke medan. Sekitar 3 hari di medan, Papa balik lagi ke kampung karena tulangnya Opung Bachtiar S. Harahap (BS) minta ditemani ke Hanopan. Pulang dari sana tensi Papa mencapai 220. Papa lalu drop dan dilarikan ke rumah sakit oleh Ivo. Setelah dirawat selama 2 minggu, Papa sudah boleh pulang, cuma gak boleh nyetir lagi dan harus total rest 3 bulan. Tapi sekarang baru 2 minggu keluar dari rumah sakit, Papa udah lasak lagi.. Tadi sore aja, saya bangun tidur Papa udah gak ada, pergi ke rumah kita yang air bersih naik sudaco.. waduuuuhhh. Saya langsung telpon dan minta beliau nunggu, untuk dijemput. Ke Medan buat saya bukan liburan, tapi melakukan kewajiban sebagai anak. Mumpung Allah masih ngasi saya waktu…

  3. ItoAyah dan mamak sekarang domisilinya di Padangsidimpuan ito. Minggu ini kebetulan lagi di Lubuk Pakam, di tempat abang. Memang kata mamak, pas Opung Baginda Parningotan meninggal ayah tidak dikasih tahu warga Bungabondar. Jadi tahunya setelah 7 hari meninggal.Ayah dan mamak kita kayaknya sepantaran usia nya ito. Jadi saling kenal. Ayah dan mamak tadi titip salam buat ayahnya ito. Sehat kan beliau ? Ito lagi liburan nih. Kalau saya mengobati rindu ke sidimpuan dgn membaca berita seputar tap – sel dan sipirok. http://www.waspada.co.id dan http://www.harian-sib.com menjadi menu pagi. Untuk nama inang di rumah, Alhamdulillah cukup bagus, dibanding cerita di blog nya itu ito. Salam dan sehat selalu ito.

  4. Ito Faiz.., saya saat ini sedang di Medan mengunjungi Papa dan Mama. Ketika ngobrol sama Papa di meja makan, Tati menyinggung soal ayah Ito. Papa bilang, Papa kenal dengan beliau, dan bertanya dimana beliau menetap sekarang? Karena Papa tidak melihat beliau pada saat Opung Baginda Parningotan meninggal di Bunga Bondar bulan Juli yang lalu.

  5. Ito,Inang saya kelahiran sipirok tapi keturunan minang, bermarga Piliang. Memang agak putih tp kayaknya bukan keturunan Belanda.Kalau ada darah Belanda nya mungkin saya ada bule-2nya dikit kali ito.Kenyataannya kulit saya agak gelap.he…he…Nanti saya coba konfirmasi ke ayah tentang keluarga yg ito sebut itu. Maklumlah ito, saya sdh tdk terlalu mengenal banyak warga Bungabondar. Tapi kalo ayah biasanya msh banyak kenal. dari Sibadoar, Bungabondar, Batuhorpak sd Bungabondar X msh banyak yg dikenal. Kalau BagindaParningotan waktu itu msh sering ketemu. Maklumlah waktu Uwak Raja Inal menjadi Gubsu, warga Bungabondar banyak acara dan kumpul kumpul. Kalau rumah kami di Bungabondar ada di dekat mesjid di dekat kuburan Bungabondar (Lumban namanya ito). Yg kerja di SMA Sipirok ? Betul, krn ayah kemarin bilang itu baberenya Bapaknya Ito.Ditunggu cerita yg untuk hari ini. Salam dan sehat selalu Ito.

  6. Satu yang lupa saya utarakan. Setau saya, dari buku2 sejarah keluarga, orang Bungabondar punya kedekatan dengan Belanda. Jadi gak heran kalo Opung Ito, memberikan nama Monalisa buat Ibu Ito. Coba cek ke ayah Ito, kalo gak salah, Amatua nya Baginda Parningotan adalah demang di daerah Palsabolas.Ito, pernah tau siapa nama opung2 perempuan yang rumahnya di gank di samping gereja.. Saya lupa siapa Opung itu, tapi waktu saya kecil, kami selalu singgah di rumah itu untuk menyalami Opung itu.. Saya selalu ingat, ada 2 opung2 perempuan yang selalu kami singgahi. Yang satu Opung yang di Bungabondar itu, yang satu lagi di Sibadoar. Belakangan saya baru tau kalo yang di Sibadoar itu namanya “Merjam”, saudara perempuan Baginda Parhimpunan, Buyut saya.Sepupu yang kerja di SMA Sipirok? Itu anak namboru saya. Dia di Tata Usaha di sana.

  7. Ito.., gak lupa salam takzim saya untuk “dongan sagoar” saya. Semoga beliau selalu dalam keadaan sehat waalfiat. Dan mudah2an saya bisa ketemu suatu saat nanti. Amin Horas.

  8. Iya betul Papa pensiunan KPKN. Saya rasa Papa kenal dengan beliau. Secara Papa memang hobby banget keliaran di kampung.. Dulu, sekitar sepuluh tahun yang lalu, kalo libur ke kampung saya aja ikutan papa naik motor tua milik namboru untuk pergi mandi air panas di sibadoar dekat tugu gajah (sekarang udah gak ada lagi). Habis mandi…, papa suka duduk di warung di dekat situ, minum kopi dan makan goreng pisang.. Saya juga ikutan.. Hehehe. Asik lagi…

  9. Ito,hari ini saya baca blog lagi. Menarik jg ceritanya. Juga kebetulan inang di rumah bernama sama (Monalisa). Senyuman itu memang menjadi misteri. Kita juga takjub opung kita dulu ksh nama inang Monalisa.Siang ini saya coba cerita ke ayah di kampung.Rasanya ayah kenal sama ayahnya ito. Katanya dulu ayahnya ito kerja di KPN ya? Nama ayah saya Solahuddin Siregar, dulu guru di SMP Bungabondar, terakhir berkarya di SMA Sipirok (kayaknya ada dulu sepupunya itu yg mengabdi di SMA Sipriok). Salam itu dan tetap sehat.

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s