Janji…

Saat melepas jenazah bang Jaiz tadi siang di depan rumah keluarganya, ada satu kalimat pak Adismar yang memberikan kata sambutan mewakili keluarga sekaligus keluarga besar Bappeda Kota Pekanbaru. Kalimat yang membuat air mata Tati bercucuran tak bisa ditahan..

Pak Adismar bilang.. “…. dengan kepergian Jaiz kita menyaksikan janji Alloh..”
Iya.., janji bahwa setiap yang hidup akan mati… Astagafirullah al adzim.., astagafirullah al adzim.., astagafirullah al adzim..



Al-I’tiroof
Sebuah Pengakuan

Illaahi lastu lil firdausi ahlan
Walaa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi

Ilahi, aku bukanlah ahli sorga
Namun aku tak mampuu menahan panasnya api neraka

Fahablil taubatan wagfir dzunuubii
Fainnaka ghaafirudz-dzanbil ‘azhiimi

Yaa Allah, terimalah taubatku dan ampunilah dosa-dosaku
karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pengampun segala dosa

Dzunuubii mitslu a’daadir rimaali
Fahablii taubatan yaa dzal jalaali

Dosa-dosaku tak terhitung bagikan butiran pasir
Terimalah taubatku ini, Ya Allah

Wa ‘umrii naaqishun fi kulli yaumin
Wadzanbii zaa-idun kaifahtimaalii

Umurku berkurang setiap hari
Sementara dosa-dosaku bertambah, bertambah dan bertambah hingga aku tak mampu memikulnya

Ilaahii ‘abdukal ‘aashiy ataaka
Muqirron bidzdzunuubi wa qod da’aaka

Ilahi, inilah aku hamba-Mu yang penuh dosa datang kepada-Mu
Mengakui dosa-dosa dan bersimpuh merintih memanggil-Mu

Fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun
Wa in tathrud fa man narjuu siwaaka

Maka jika Engkau ampuni dosa-dosaku, sesungguhnya Engkaulah yang berhak mengampuni segala dosa.
Namun bila Engkau tolak do’aku, taubatku, permohonan maafku Kepada siapa lagi aku, hamba-Mu ini mesti berharap

by : Hadad Alwi

Advertisements

2 Comments

  1. semoga arwahnya diterima disi AllahSWT, diampuni dosa2nya…dan semoga keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan amiiin

Comments are closed.