Titik Api..

Berita di koran lokal, Riau Pos, hari ini 20 Februari 2008 adalah sebagai berikut :

Hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau saat ini ditemukan titik api. Jumlah titik api (hotspot) yang dipantau satelit National Oceanographic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, di Sumatera saat ini terpantau 163 titik api. Sebanyak 89 di antaranya atau lebih dari separuh, ditemukan di Riau.

Berdasarkan data NOAA 18 yang dihimpun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru sekitar pukul 13.50 WIB Selasa (19/2), penyebaran hotspot di Riau cukup merata. Angka ini juga mengalami lonjakan fantastis dibanding sehari sebelumnya yang hanya ditemukan 37 titik.

Pantas aja ya pagi2 bau asap udah tercium.. Pantas aja udara terlihat gelap.. Bahkan matahari dan bukan terlihat merah…

Para pemilik modal yang berkuasa, please pertimbangkan lah kami2 ini, yang juga warga negara sama seperti anda. Anda tau kan kalo ada banyak anggota masyarakat yang untuk makan aja susah, apalagi mesti keluar duit buat beli obat karena mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)?

Anda tau gak, kalo menikmati segarnya udara pagi merupakan kebahagian yang luar biasa…? Coba pagi2, Anda bangun lalu keluar ke halaman rumah sembari membawa secangkir teh anget atau kopi.. Kemudian injakkan kaki anda di rumput yang berembun, dan tarik nafas dalam2… Hmmmmmmm…. Anda akan bisa merasakan kedamaian yang luar biasa…

Kebahagian di Pagi Hari

Setiap pagi… begitu bangun dari tempat tidur, Tati selalu membuka pintu rumah terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas lain.. Supaya bisa merasakan udara pagi yang menimbulkan rasa segar dan kebahagian kecil… Ritual ini membuat Tati merasa semangat untuk memulai hari..

Tapi pagi ini….., begitu pintu dibuka, bukan udara segar yang masuk, melainkan bau asap akibat kebakaran hutan.. Hmmm… mulai lagi niyy… Padahal udah lama bau yang begini gak muncul..

Sumatera bagian tengah seperti juga Kalimantan rentan banget dengan kebakaran hutan, secara daerah ini sebagian besar merupakan lahan gambut yang sangat mudah terbakar.. Penyebab kebakaran bisa jadi karena unsur kesengajaan maupun tidak.. Lahan di daerah sini biasanya dibakar dalam rangka land clearing dengan harga murah. Maksudnya? Ya buat pembersihan lahan tanpa mengeluarkan biaya untuk tenaga dan sewa alat berat. Karena di daerah ini masih banyak dilakukan pengembangan kebun2 sawit yang secara ekonomi bernilai tinggi. Yang menyedihkan para pemilik modal suka gak memepertimbangkan bahwa tanaman sawit menyerap air sangat tinggi dan akan merusak siklus dan supply air dalam jangka panjang… Belum lagi dampak dari kebakaran hutan.. Banyak masyarakat yang gak tau apa2 mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas), belum lagi resiko kecelakaan lalu lintas bila asap membuat jarak pandang menjadi terbatas…

Kalo udah sampai bau-nya kemana2 seperti kali ini, pasti luasan lahan yang terbakar cukup significant.. Rasanya ini adalah kegiatan yang punya nilai ekonomi yang tinggi.. Kenapa ya, orang2 masih aja lebih mendahulukan kepentingan jangka pendek.. Apa kurang tuh kampanye “Global Warming” buat mereka…? Kenapa mereka gak mau berpikir bahwa dunia ini bukan hanya milik mereka..? Dunia ini bukan hanya tempat mencari keuntungan sebanyak2nya..? Kenapa mereka tidak membiarkan kita merasakan kebahagian kecil di pagi hari yang bisa membuat kita bersemangat beraktivitas sampai sore hari..

Para pemilik modal, biarkan kami menikmati dunia kami.. Biarkan kami menghirup udara segar di pagi hari…. Biarkan kami sejenak merasakan kebahagian di pagi hari..