Urusan "Kampung Tengah" di Medan…

Minggu lalu Tati ke Medan, ngapain aja…..?
Tati ke Medan buat jadi weekend driver-nya Papa.. Hehehe. Soalnya Papa tuh baru keluar dari Rumah sakit 3 minggu, tapi udah gak bisa diam… Tati juga jadi temannya Mama ke salon dan jadi baby sitternya Nanda… Sibuk dan heboh kan…? Ya, begitulah situasinya… Tapi Tati enjoy aja tuh… Masih sempat ketemuan Anna dan Iyong, masih sempat juga manjain kampung tengah alias perut…

Malam minggu, Tati ngajak Mama Nhoya dan Nanda makan keluar… Odang & Enek, gak bisa ikut karena kondisinya gak memungkinkan, dan mereka memang makannya gak bisa sembarangan… Sementara Tante Po, lagi sibuk karena ikut pameran di Medan Fair…

Makan kemana, ya….? Kalo ngikutin selera Nanda mah…, pasti fried chiken lagi fried chiken lagi.. atau kalo gak spaghetti oriental.. Bosan ah…!!! Mama Nhoya ngusulin ke Pagaruyung… Jauh amat? Bukan, ini bukan Pagaruyung tempat istana di Sumatera Barat, tapi nama jalan di daerah Kampung Keling.

Kampung Keling? Iya, ini nama suatu daerah pertokoan lama di Kota Medan. Kenapa namanya Kampung Keling, ya? Kayaknya sih dulunya emang wilayah permukiman masyarakat keturunan Tamil yang berkulit gelap (tapi wajah mereka cakep2 dan cantik2 lho..!! Terutama mata dan hidungnya…). Bahkan di daerah ini juga masih berdiri Kuil Shri Mariamman, tempat sembahyang penganut agama Hindu. Waktu Tati kecil, yang punya toko di daerah ini mayoritas orang Keling, biasanya mereka jualan kain atau alat2 olahraga. Tapi sekarang yang jualan di daerah ini mayoritas Chinese.

Jalan Pagaruyung berada di sisi kanan Jl. KH. Zainul Arifin, yang merupakan jalan utama dan one way di Kampung Keling. Di jalan Pagaruyung ini kalo malam banyak penjual makanan pake gerobak… Yang dijual macam2, mie rebus ala keling, martabak, berbagai macam sate, sampai berbagai jenis juice2… Hm, menggugah selera…

Tati mesan mie rebus, Nanda juga, sementara Mama Nhoya mesan martabak telor.. Minumnya? Tati mesan juice sirsak, Nanda mesan juice mangga, sementara Mama Nhoya mesan es jeruk.. Sementara nunggu pesanan makanan, di depan kami dihidangkan sate kerang… Sate kerang di sini, enak… Bumbunya spicy banget pake kelapa parut pula…. Tati kadang suka ngoleh2in sate kerang dari tempat ini buat Ira…

Gak lama, mie rebus pesanan Tati dan Nanda datang.. Mie dihidangkan dengan irisan tahu goreng, telur rebus, semacam bakwan yang diiris tipis2, lalu disiram kuah yang kental dengan kaldu udang plus daun seledri yang diiris halus dan bawang goreng.. Hmmm… yummy…!!

Liat ekspresi Nanda menikmati mie rebus-nya…

Sebagaimana kebiasaan berbagi makanan dalam keluarga… Hehehe. Tati juga nyicipin martabak telur pesanan Mama Nhoya… Mie telur ini pakai semacam roti canai, tapi tipis di dalamnya.. Dihidangkan dengan cabe rawit acar dan irisan timun… Rasanya juga yummy sekaligus segar…

Mama Nhoya bilang, di tempat ini ternyata ada jual satu jenis martabak lagi.., yaitu martabak kari… Pengen tahu, Tati lalu mesan satu porsi… (Tati terpaksa pura2 lupa dengan rasa cemas jarum timbangan akan bergerak ke kanan..). Martabak yang ini ternyata pake daging kambing, dan dihidangkan dengan bawang merah mentah iris daaaaaaaaannnnn kuah kari kambing… Sebenarnya rasanya yummy… tapi Tati kan males banget makan kambing (takut jadi malas mandi kayak kambing.. hehehe), jadi kayaknya next time gak akan order yang satu ini… Yang doyan kambing.., silahkan pesan dan nikmati…

Juice2 yang kami pesan… rasanya enak.., enggak terlalu manis. Pas aja di lidah…

Ngomong2 soal juice… Papa dan Mama suka kalo dibeliin juice di Strawberry..
Ini nama toko yang menjual minuman dan buah2an yang dihidangkan dengan bumbu rujak, baik bumbu rujak dari gula aren maupun bumbu rujak bubuk.. Lokasinya di lantai dasar Medan Plaza, jadi gak jauh dari Sei Bingei. Minuman yang dijual di Strawberry macam2, aneka juice, es kacang ijo, es kacang merah, es campur dll. Selain juice2an, minuman favorit kita di tempat ini adalah es kacang merah dan es campur..

Apa itu es kacang merah? Tati gak tau, sebenarnya kacang merah ini hasil dari jenis tanaman apa… Yang jelas, setelah dimasak dengan santan dan gula aren, rasanya jadi
ueeeeenaaaak banget…

Es campur ala Strawberry isinya peyeum, cendol ijo dan putih, lengkong alias cincau, kacang merah dan kacang ijo, dicampur dengan santan dan gula aren… Hmmm bener2 enak banget… Jadi pengen makan lagi… lagi dan lagi….***

One thought on “Urusan "Kampung Tengah" di Medan…

  1. tati jadi ngingetin saya pas jaman kuliah. zainul arifin, sun plaza, kampung keling, pagaruyung, itu rumah ke2 saya setelah palembang. kosan saya di ujung jalan pagaruyung. membaca blognya tati serasa nostalgia kembali.. T.T

    ———
    Sondha : Selamat bernostalgia ya… Medan emang kota yang asyik buat main dan wisata kuliner..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s