I’m High Risk…

Sabtu, 21 Juli 2007, jam 14-an Tati menyusuri lorong di lantai 8 hotel GZ… Lalu menekan bell yang ada di pintu kamar… Di situ terlihat kak “R”, salah seorang karyawati senior di lingkungan kerja Tati.. Di sana juga ada beberapa orang lainnya, yang gak Tati kenal sama sekali…

Ngapain Tati ke situ… ?
Tati datang karena sehari sebelumnya ada telpon dari kak “R”, yang kebetulan beberapa hari sebelumnya ketemu di dokter spesialis anak2. Dia lagi bawa baby-nya check up, Tati lagi minta rekomendasi kesehatan atas calon nasabah yang usianya di bawah 5 tahun. Si kakak itu bilang, “’Ndha, besok datang yak ke Hotel GZ jam 14.00. Ada acara. Kakak tau kamu tuh orangnya gesit dan aktif, makanya kakak ajak. Jangan gak hadir ya… Pasti asyik lah…!!” Waktu Tati Tanya acara apa, dia bilang ntar juga tahu, pokoknya pasti menarik…!!!

Tati yang sedang berjuang untuk semakin menikmati kehidupan dan memutuskan untuk tidak membatasi diri di “comfort zone”, memutuskan untuk datang.. Siapa tau memang menarik.., bisa jadi peluang bisnis baru atau mungkin sesuatu yang bisa membuat hidup Tati lebih berwarna.

Ternyata, acara itu adalah presentasi produk kesehatan dalam lingkungan yang kecil dan eksklusif.. sehingga presentasinya dilakukan dengan personal touch… Kita didorong untuk menjadi pemakai, lalu menjadikan diri kita sebagai “contoh sukses” untuk menjual produk yang dipasarkan melalui system Multi Level Marketing itu.. So far, buat Tati itu sih asyik2 aja.. Meski Tati memang belum berminat untuk masuk ke “consumer goods” marketing..

Si presenter, yang menurut pemaparan dan brosur2 yang ada di situ sudah mencapai level sangat tinggi dalam pemasaran produk tersebut, menawarkan Tati untuk mengukur “kadar antioksidan” dalam tubuh Tati. Dimana kadar antioksidan ini menggambarkan daya tahan tubuh seseorang terhadap radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel2 tubuh.. Semakin rendah kadar oksidan dalam tubuh seseorang, artinya orang itu akan mengalami proses degradasi yang lebih cepat… Pengukuran kadar oksidan dilakukan dengan alat Biophotonic Scanner. Tati cukup meletakkan telapak tangan yang telah diolesi suatu cairan di satu sisi alat scanner tersebut selama beberapa menit. Hasilnya…? Nilai karotenoid kulit Tati hanya 19.000, hanya 2 level dari level terendah… Waduh.. gawat nih..!!

Tati lalu juga ditawari untuk mengukur kadar lemak dalam tubuh.. Alatnya kayak timbangan badan yang di rumah, tapi ada pegangan yang terhubungkan oleh spiral kabel dengan bagian yang diinjak. Hasil pengukuran secara digital terlihat pada bagian yang kita pegang… Hasil pengukuran Tati, Biomass Index, tergolong sangat tinggi, persentase lemak tubuh juga sangat tinggi, visceral fat juga tinggi, hanya Basal Metabolic Rate, yang menggambarkan jumlah energi yang dikeluarkan selama istirahat, yang menunjukkan angka yang baik. Secara keseluruhan, I’m in high risk scale…!!!

Waduh…!! Makin gawat aja nih…!! So far, Tati masih ingin hidup lebih lama, kalau Allah mengizinkan.. Masih ingin merasakan banyak hal yang belum sempat Tati alami.. Masih ingin memperbaiki diri, sehingga kalo ketemu Allah nanti gak malu2in…

Untuk solusi, si presenter menawarkan Tati membeli produk Fat Looser untuk dikonsumsi termasuk dengan suplemen peningkat antioksidan dalam tubuh… Harganya per paket… Hanya sekitar Rp.4juta untuk pemakaian 1 bulan (hanya, H A N Y A !!!). Minimal pemakaian baru terlihat hasil yang significant adalah 3 bulan… It means I need Rp12 Millions.. Oh no….!!! It’s too expensive for me yang PNS… Gak deh…!!! Mendingan duitnya buat yang lain ya….!! Bukannya gak ngerti kalo kesehatan itu sesuatu yang sangat berharga. Tapi Tati yakin itu bukan satu2nya solusi, ada solusi lain buat Tati.., yaitu merubah Life Style Tati yang memang buruk…

Gimana enggak…?
Tati pagi2 tuh sarapannya tidak teratur…, sehingga punya sakit maag.. Kalo lapar, pesan makan di kantin kantor.. yang menunya STD, lontong sayur atau soto… Dua2nya gak baik buat kesehatan, yang satu pake santan yang satunya pake kaldu yang berlemak.. Makan siang Tati, tergantung pengen makan apa atau apa yang ada.. Makan malam…, kadang malas.. kadang mau. Kalo malas, paling beli martabak mini atau pisang goreng kipas. Kalau lagi mau, makannya Chinese Food di dekat rumah..
Dari pagi sampai sore, sebagian besar dihabiskan dengan duduk di kursi kerja… Bergeraknya paling naik turun tangga karena ruang kerja berada di lantai 3, kalo ngabur nemuin nasabah dan kalo ke kantor yang satunya di jam istirahat.. Olahraga…, jauh!! Sekali sebulan belum tentu… Kalau udah dikejar target kerjaan, atau ada rapat2 yang maraton…, Tati akan berada di lingkungan para perokok… Bahkan beberapa kali, asap rokok teman2 tersebut membuat asma Tati kumat… Kalo asma kumat, bernapas rasanya sakit sekali… Benar2 hidup yang gak sehat…!!!

Hasil pengkuran ini, membuat Tati berpikir dan berpikir… Mudah2an Tati punya semangat yang kuat untuk merubah Life Style yang gak bagus ini.. Seseorang yang pernah sangat mengenal Tati suatu kala di masa lalu bilang “Yang Namanya Sondha itu Semangatnya Luar Biasa….!!!” Mudah2an itu masih ada di diri Tati.. Semoga…!!!***

One thought on “I’m High Risk…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s