Baby G & Pangrango 16…

Tadi malam sebelum naik ke tempat tidur, Tati ngeliat ke pojok kamar.. Upss.., Tati melihat Baby G, si teman lama… Teman lama ? Iya hampir 18 tahun Baby G selalu mengikuti Tati kemana pergi.. Tati menetap di Jakarta, Baby G ikut. Tati pulang ke Pekanbaru, terus pergi lagi ke Yogya Baby G juga ikut…

Tati amat2i… Baby G sekarang lusuh…, matanya hampir buta, hidungnya sompel.., bajunya gak keru2an, celana dalamnya yang berenda tidak lagi putih…Tapi, beberapa tahun terakhir Baby G memang jadi teman sekamar Tati yang terabaikan. Paling cuma disentuh kalau Tati bersih2 kamar…, seperti juga Benji dan Lulu. Yang dua ini malah lebih lama lagi ngikutin Tati. Lulu ngikutin Tati sejak Tati SMP, sedangkan Benji adalah pemberian ibu yang terakhir, oleh2 ibu waktu ke Batam, sekitar sebulan sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya di akhir Mei 1987…

my baby G

Siapa ato apa sih Baby G ? Baby G bukan Baby G-Shock, merk jam tangan. Baby G adalah boneka Garfield dengan dandanan kayak bayi tapi centil.. Bajunya merah dengan motf bolecis alias polkadot kecil2…, plus celana dalam berendanya yang sexxxxy abis…. Lucu banget… Baby G adalah hadiah ulang tahun Tati yang ke 21 dari teman2 kost di Pangrango 16 Bogor…

Pangrango 16 adalah tempat kost milik Mbak Jane Mohede dan Mas Isa Abdulrahman Sungkar , yang punya 3 putri cantik yang waktu itu masih kecil2, Jasmine, Lamia Silvani dan Hanan Leoni (Hanan marah banget kalo dipanggil Rohance oleh Mas Isa, muka cantiknya langsung ditekuk habis…!!! Sementara Mas Isa doyan banget manggil Rohance..!!! Hehehe).

Pangrango 16 Bogor..

Rumah ini merupakan bangunan peninggalan zaman Belanda dengan arsitektur yang serba lengkung. Berada di jalan yang kiri kanannya berdiri pohon2 dengan ukuran extra besar, butuh 3 atau 4 orang dewasa bergandengan tangan untuk melingkari satu pohon. Karena deretan pohon2 yang istimewa itu, jalan di depan rumah ini sering dijadikan lokasi shooting sinetron misteri, dengan adegan sado berjalan pelan2 di malam gelap…!!! Halah…!!! STD banget buat cerita misteri !!! Di depan rumah ini ada taman, plus di seberangnya ada rumah yang dijadikan hotel, Hotel Pangrango.

Waktu Tati mula2 kost, rumah ini pagarnya tinggi dari kayu dicat hijau.. Beberapa tahun kemudian Mas Isa dan Mbak Jane mengganti pagarnya menjadi tembok besar dan tinggi plus dilengkapi pos satpam yang megah. Segala aktifitas dibalik tembok benar2 gak terlihat dari luar.. Makanya sama teman2, rumah kost kita dibilangin “Benteng”. Btw rumah ini, sekarang udah jadi Cafe. Namanya Met Liefde Cafe. Kata Teh Desi yang udah beberapa kali ke sana, makanannya enak banget….!!!

L – R : Laksmi Adriani Savitri (Chi2), Daicy Diana Pongilatan (Daicy), Sulistianingsiwi (Listin), Sondha Siregar, Nila Puspita (mba Nila) di jendela samping rumah Jl. Panrango 16 Bogor..

Tati jadi ingat teman2 di Pangrango nih… Karena Tati cukup lama di Pangrango, hampir 4 tahun, jadi punya banyak teman juga di sini… Ada Linda, Chi2, Listin, Daicy, Kak Evi, rombongan dosen Jambi : Mbak Nila, Mbak Ella dan Mbak Susi, lalu ada Mbak Gocci yang dosen Brawijaya, juga ada Dana, Meutia, Puri, Dewi (yang anak Pekanbaru juga), dan terakhir Mbak Eka yang dosen Sosek, serta gak lupa Umi yang sensasional. Pada dimana ya sekarang….???

Mula2 di Pangrango, Tati sekamar dengan Kak Evi, yang saat itu sedang skripsi.. Setelah Kak Evi selesai, Tati seperti sebelum2nya, sekamar sendiri… Lalu Mbak Nila ngajak sekamar, sempat beberapa bulan. Tapi Tati jadi sendiri lagi karena gak lama Mbak Nila hamil dan pulang ke Jambi karena harus bedrest.. (Nisa, udah umur berapa sekarang mbak Nila??) Setelah Mbak Nila pergi, lalu Chi2 juga pulang ke Jakarta karena sudah selesai, Tati dan Linda bergabung satu kamar…, sampai tamat..

Linda, adalah teman seperjuangan, satu jurusan di Sosek meski sebenarnya kita lain Program Studi. Tapi kita pernah sama2 mengalami tantangan besar, di tahun yang sama. So kita tuh saling support… Waktu masuk masa skripsi, kita tiap hari bareng ke kampus. Saling nungguin kalo mau konsultasi ama dosen.. Sama2 begadang ngetik skripsi…Bahkan Tati dan Linda wisudanya juga samaan… Seneng banget rasanya waktu kita masuk auditorium dengan bergandengan tangan… Tidak ada yang ditinggalkan dan meninggalkan… Kita bisa meninggalkan kampus dan tempat kost tanpa beban…

Tati juga jadi ingat Mbok…, yang sangat baik hati dan lemah lembut. Sabar dan gak pernah marah… Mbok ini adalah pengasuh Mas Isa dari kecil… So udah lama banget ngabdi sama Oma (ibunya Mas Isa), lalu diserahkan ke Mbak Jane. Mbok yang bikinkan nasi lembut dan ayam kukus buat Tati saat tergeletak sakit parathypus dan gak bisa makan macam2 seperti biasanya. Mbok masih ada gak ya…? Mudah2an mbok panjang umur dan sehat ya.. Saya kangen Mbok!!***

One thought on “Baby G & Pangrango 16…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s