Having Fun With Sis..

Kemaren kan hari libur… Tapi gak bisa jalan2 jauh, soalnya libur cuma sehari, di tengah-tengah minggu pula… Dua hari sebelumnya, seorang teman lama (kak Tiur), ngusulin buat jalan-jalan ke Bukit Tinggi, yang jaraknya sekitar 230-an km dari Pekanbaru atau rata-rata ditempuh dalam 6 jam perjalanan. Rencananya pergi berempat, Tati, kak Lintje, Ira dan kak Tiur. Kita akan berangkat Selasa malam setelah magrib, terus nginap semalam, besoknya muter-muter seharian, baru sorenya pulang.

Ternyata eh ternyata, hari Selasa siang kak Tiur ngasi tau kalo doski gak bisa pergi karena ada urusan keluarga mendadak. Waduuhh… Padahal kita berharap kak Tiur yang emang gape banget nyetir ke luar kota sejak zaman bahuela, bisa pergi. Jadi kita semua tinggal jadi penumpang. Hehehe. Kak Lintje lalu bilang : “Kita gak usah ke Bukit Tinggi. Kita jalan2 sekitar Pekanbaru ajahh. Tapi start-nya jam 12an ajah..”

So, Rabu jam 12-an siang Tati dan kak Lintje keluar deh dari rumah. Kita dengan mengendarai sparky, thecity car, ke arah barat kota menuju Kabupaten Kampar. Kita jalan sambil mengenang masa kecil kita di tahun 1970-an, saat akhir pekan sering kali diisi dengan tamasya di daerah ini..

Kak Lintje di Desa Wisata Pulau Belimbing

Kita berjalan suka-suka kita, berhenti di tempat yang kita mau… Kita melewati Bangkinang, singgah di Desa Wisata Pulau Belimbing, melewati Desa Kuok, lalu berhenti di pinggiran Bendungan PLTA Koto Panjang. Bendungan ini merupakan bendungan buatan yang untuk membuatnya dulu harus merelokasi beberapa desa, karena desa-desa awalnya kemudian ditenggelamkan. Naaah, saat ini air bendungan ini menurut penduduk setempat mengalami penurunan sampai dengan 6 meter. Di permukaan air terlihat pokok2 kayu tua yang tetap menjulang.. Kalo dikalikan dengan luas permukaan bendungan, berapa ya volume air yang berkurang? Pantas aja udah beberapa bulan ini wilayah Pekanbaru diberlakukan pemadaman bergilir..

Bendungan PLTA Koto Panjang

Akhirnya kita melewati Batas Provinsi Sumatera Barat – Riau. Setelah kak Lintje sholat di mesjid di daerah Pangkalan, kita meneruskan perjalanan dan memutuskan untuk beristirahat di Bandrek House, sebuah tempat makan yang berada di lokasi tertinggi di jalur tersebut. Tempat ini asyik buat istirahat dan memandang-mandang… Kemana memandang yang nampak hijau jau jau… Hmm… benar2 menyegarkan mata.. Mana udara sejuk pula karena hari telah menjelang senja..

Sparky di parkiran Bandrek House

 

Ruang dalam Bandrek House, ngingatin Tati ama restoran Puncak Pass

 

View dari beranda Bandrek House

 

Kak Lintje di beranda Bandrek House

Saat kita ngobrol sembari menikmati soto padang di Bandrek House, kak Lintje minta Tati agar meneruskan perjalanan sampai ke Payakumbuh, yang masih 40-an kilometer dari Bandrek House. Whaaatttt….? Hehehe, Gokilan si kakak dari adiknya yang gokil… Bukan cuma masalah menempuh jalan sepanjang 40-an km, tapi jalannya itu lho.. Kita harus melewati Kelok Sembilan, sebuah jalur perjalanan yang bertingkat-tingkat. Mana kiri kanannya hutan.. Lagian saat kita di Bandrek House aja hari udah hampir senja, terus jam berapa nyampe Payakumbuh? Jam berapa pulangnya? Jam berapa bakalan sampai di Pekanbaru? Besok kan hari kerja, mana jadwalnya di kantor Tati akan ada rapat pembahasan usulan kegiatan 2009 pula. Biasanya rapat2 begini bisa dari pagi sampai sore dan berhari-hari… Ooowwww…. tidak….!!!! Tapi kak Lintje membujuk dan membujuk… Sehingga perjalanan “terpaksa” diteruskan.. Hehehe..

Kiri : Kak Lintje di toko oleh2 Payakumbuh, Erina. Kanan : Salah satu oleh-oleh khas Payakumbuh, Rendang Telor

Kita akhirnya nyampe di Payakumbuh sekitar jam 19.15. Setelah bela beli oleh2, di toko yang menjual berbagai makanan khas Payakumbuh, Toko Erina, kami pun pulang… Saat mencapai Rantau Berangin jam 12 malam, sekitar 80 km dari Pekanbaru mata Tati benar-benar gak mau dibuka lagi.. Kayaknya nyetir 12 jam benar2 membuat Tati lelah. Mana reflek Tati juga jadi gak bagus.. Tati lalu nyerah, dan kak Lintje yang nerusin nyetir sampai di rumah, jam 01.45 wib..

Tati lalu mutusin buat nginap di rumah Jl. Durian, lalu pagi-pagi jam 05, baru pulang ke Pandau, buat siap-siap berangkat kerja.. Saat ini Tati dalam keadaan ngantuk banget… Tapi masih harus stay di kantor nunggu rapat dimulai… Somebody, please send me a pillow…!!! Hehehe..

One thought on “Having Fun With Sis..

  1. Kk ni paling mantap klo udah jj ya, semua tempat hayoo aja🙂

    ———————
    Sondha : Namanya juga Tukang Jalan-jalan, Zee… Hehehe..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s