Reflection…

Tati tiba-tiba ingat lagu ini.. Lagu yang rasanya “ME” banget… I have been not a perfect daughter for my parents…

REFLECTION

Look at me
I will never pass for a perfect bride
Or a perfect daughter
Could it be,
I’m not meant to play this part?
Now I see,
That if I were truly to be myself
I would break my family’s heart

Who is that girl I see?
Staring straight back at me
Why is my reflection someone I don’t know?
Somehow, I cannot hide
Who I am, though I’ve tried
When will my reflection show
Who I am inside

When will my reflection show
Who I am inside

Aek Silo dan Nanggar Jati

Aek Silo dan Naggar jati merupakan icon Hanopan buat keluarga kami.

Aek Silo..? Apa itu…? Aek itu artinya secara mikro sih air, tapi arti yang lebih luas adalah sungai. Terus silo artinya apaan? Tati gak tau… Mungkin silau kaii yaa… Sangkin beningnya itu air jadi bisa bikin silau mata yang memandang…

Aek Silo adalah nama sebuah sungai yang berbatu yang terdapat di Hanopan, kampungnya Mama dan juga Opung Lintje (opung-nya Tati). Mama yang masa kecilnya dihabiskan di Hanopan, memperkenalkan sungai berbatu ini pada kami anak-anaknya..

Ceritanya duluuuuu bangeeeet, saat kami masih kecil-kecil, kalo liburan di Sipirok, Mama suka mengajak kami menikmati alam dengan mandi-mandi di sungai ini.. Rasanya asyik dan seruuuuuu banget… Mana kita suka jalan di sela-sela batu yang besar ke arah datangnya air… Makin ke atas (hulu) airnya makin deras, makin bening….Kita bisa main di sungai dari siang sampai sore… Jangan takut kelaparan, karena Mama sudah menyiapkan ransum yang cukup untuk dikonsumsi satu batalyon tentara untuk anak-anaknya yang enam ekor. Hehehe..

Nah kenangan masa kecil yang indah melekat erat di memory Tati bersaudara, sehingga kita juga memperkenalkan Aek Silo pada para kurcaci saat pulang kampung rame2 kemaren.. Tapi sayang air di sungai ini gak sebening, sedalam dan sederas dulu… Jadi berendamnya juga gak seasyik dulu…

Ekosistem yang berubah, catchment area yang menyempit membuat air-air sungai juga jadi berkurang… Sedih yaa… Cucu-cucu kita masih bisa menikmati berlibur dengan mandi-mandi di sungai, gak yaaa….??? Para pengeksploitasi alam, tolong balekkan (kembalikan) sungai kami..

Mami Uli menemani kedua putrinya, Monnic dan Esther, main air di Aek Silo

Aek Silo yang semakin dangkal dan tidak se’silo’ dulu… Kurcaci main air ditunggui Evi, the bs, sambil diawasin Tante Pos (t’shirt merah) dan Mama Nhoy (t’shirt putih), sementara Mami Uli menemani Samuel menyusuri bebatuan ke arah datangnya air

Lalu bagaimana dengan Nanggar Jati..? Gunung Nanggar Jati, demikian orang-orang di daerah ini menyebutnya, adalah sebuah gunung yang bentuknya unik, seperti jari telunjuk.. Kalo menurut Tati, Nanggar Jati siyy lebih tepat disebut bukit kali yaa… tapi ya udah kita ikutin aja sebutan masyarakat yang udah berpuluh tahun.

Menurut hikayat setempat gunung ini merpakan salah satu stairway to heaven yang patah… Hehehe.. Setiap kembali ke Hanopan, kita selalu ingin memandang kembali Naggar Jati.. Rasanya ada yang kurang kalo ke sana gak memandang Naggar Jati.

Here d pic of Nanggar Jati…

Nanggar Jati dengan latar depan perbukitan dan sawah setelah panen dari dua titik pandang yang berbeda..

Amanda & Pendayung Tercepat di Dunia..

Amanda adalah adik bungsu Mami Nana, adik ipar Tati.  Pada saat liburan kemaren Amanda bergabung dengan pasukan Kurcaci…  Tapi pada awalnya, gak pernah kedengaran suaranya…  Kalo ditanya jawabannya cuma mengangguk atau menggeleng..  Dan doski tuh kalau bergerak kaleeeemmmm banget…  Beda dengan para Kurcaci yang pada gubrak sana gubrak sini, dan teriak sana teriak sini… Hehehe..

Akibatnya, Amanda menjadi target Tante Po dan Mama Nhoy  yang emang jail bin usil banget…  Mereka menargetkan gimana caranya supaya Amanda luntur kalemnya, lalu jadi ikutan gubrak sana sini dan juga teriak sana sini…

Treatment dimulai dengan memberikan pertanyaan yang membuat Amanda harus menjawab panjang lebar..  Hehehe…  Amanda terpancing.., dan keluar lah suaranya yang medok buanget….  Kayak suara wayang kata Mama Nhoy…  Hehehe…  Gak lama Amanda mulai larut dengan pasukan kurcaci…  Satu permainan khas Amanda… MAIN TEBAK-TEBAKAN.., dengan jawaban yang ngawuuuurrrrr  abiiiiizzzzz…..

Saat pasukan para kurcaci lagi main2 di halaman sebuah rumah tenpat para Kurcaci menanti, sementara para orang dewasa sedang sibuk mengikuti acara adat…  Mendadak Amanda nangis tersedu-sedu…  Tanya punya tanya ternyata, Amanda mengajukan tebak-tebakan pada sesama kurcaci…  Eh, belum-belum udah dijawab sama Abner yang udah tau jawabannya…  Amanda sakit hati… Hehehe…  Nangisnya lama buanget bow…  Sampai di mobil mau balik ke hotel masihh aja nagis…

Suatu siang setelah selesai acara adat, Amanda menghampiri Tati, dan bertanya dengan logatnya yang medok banget….

Amanda : Mbak-mbak, aku punya tebak-tebakan….

Tati : Apaan, Man…?

Amanda : Siapa pendayung tercepat di dunia…?

Tati : Siapa ya..? Ih gak tau, ah…

Amanda sambil senyam senyum… : Siapa ayo, mbak..?

Tati dengan muka bengong pongok dan bego… : Gak tau…

Amanda dengan wajah cerah sumringah…  : PENDAYUNG TERCEPAT DI DUNIA adalah ORANG YANG MENEMUKAN PEPATAH SEKALI MENDAYUNG DUA TIGA PULAU TERLAMPAUI

Tati langsung nguakak habisssss…..  Bukan cuma karena geli dengar jawabanya, tapi lebih geli lagi dengar cara Amanda mengucapkanya… Huahahaha….  Manda lucu banget iihhh….

Ya Iya Laaaaahhhh….

Ini suatu comment yang acap terdengar selama Tati bermain-main dengan para kurcaci saat liburan kemaren..

YA IYA LAAAAAH… MASA YA IYA DONK…

MULAN AJA JAMILAH BUKAN JAMIDONK…

sampai di sini udah sering dengar khaannnn?.. naaahhh sama para kurcaci ada lanjutannya lagi…

LAH, SEMANGKA AJA DIBELAH GAK DIBEDONG….

Huahahaha…. Iya juga ya…, emangnya Ajere dibedong…