Fingers Print Absent…

Akhirnya…!! Akhirnya di lingkungan kerja Tati dilakukan absen dengan fingers print (not finger but fingers, because we have to use all of our right hand fingers, not just our right thumb). Tapi absen manual berupa signature di tepi lapangan yang dilanjutkan dengan apel pagi dan sore juga tetap dilakukan. Pokoknya absen berlapis2 deehhh…

Kok gitu, ya? Entah lah.. Tati juga gak ngatri.. Pokoknya ikutin aja deh yang namanya aturan..

Aturannya gimana?
Untuk pagi hari, mesin deteksi fingers print hanya dibuka jam 07.00 sampai dengan 07.30, lalu langsung apel pagi. Setelah apel, mesin udah ditutup, no excuse…! Untuk sore hari, saat pulang kantor apel dimulai jam 15.45, setelahnya baru mesin deteksi fingers print dibuka. Kalau gak absen, katanya akan diperhitungkan terhadap tunjangan prestasi kerja yang diberikan daerah.

Saat ini, mesin yang tersedia baru 3 unit, sementara pegawai yang ada di lingkungan kerja mungkin sekitar 600an orang. Jadi kalo waktunya mepet… bisa2 ikut antrian panjaaaaaannngg, dan bisa2 gak kebagian. Halaaahhh..!! Sebel bener kalo kejadiannya begituu..

Nah untuk menghindari antri dan gak kebagian jatah pulaa, Tati memutuskan datang ke kantor lebih pagi.. Yang biasanya berangkat dari rumah jam 07-an, jadi berangkat dari rumah jam 1/2 tujuhan… Setelah absen sementara menunggu jam kerja dimulai, Tati bisa duduk2 dulu membaca beberapa halaman buku yang memang sedang dicicil.. Lalu saat pulang kantor, karena malas lari2 buat rebutan absen dengan teman2 lain, Tati jadi absennya agak belakangan..

Saat ini karena beban kerja udah gak terlalu banyak, dan selalu bisa pulang tepat waktu, datang pagi ke kantor buat Tati insya Alloh gak masalah. Gak seperti zaman dulu, saat kerjaan rada2 assoy. Saat itu, kenikmatan secangkir kopi dan menatap tanaman di pagi hari merupakan kemewahan yang rasanya sangat Tati perlukan untuk menguatkan hati menjalani hari kerja yang heboh.. Akibatnya…, ke kantor selalu telaaaaattttt….. Hehehe.

Hasil perubahan jadwal berangkat ke kantor…?

Naah.. tadi siang orang bagian kepegawaian menyampaikan print-out absensi kita yang kemaren.. Tati jadi orang yang paling lama di kantor pada hari tersebut. Tati berada di lingkungan kantor selama 9 jam 4 menit… Busssettt daaahhh… Normalnya jam kerja kan 8 jam 30 menit termasuk istirahat siang 1 jam. Kerajinaaaaaaannnnn….!!! Heehehe…

Btw, kalo di kantor lebih lama dapat nilai plus atau uang lembur gak ya? Hehehe.

Sebenarnya ini jadi masalah yang classic di lingkungan PNS. Absen menjadi ukuran untuk penegakan disiplin. Pegawai yang datang terlambat dianggap gak disiplin.. Padahal bisa jadi pegawai tersebut gak jelas pulang kantornya entah malam entah subuh.. Sementara ada juga pegawai yang absennya tepat waktu dan rapi jali, ternyata adalah pasukan 704. Apa itu pasukan 704? Pasukan 704 adalah pasukan yang ada di kantor jam 7 pagi dan jam 4 sore, di antara jam2 tersebut, enggak tau mereka ada dimana alias kosong…

Tanpa bermaksud membela diri, mungkin udah waktunya juga ya para ahli HRD memberikan masukan pada Pemerintah tentang pengukuran kinerja pegawai. Sehingga para pegawai merasa lebih nyaman dan tentram dalam bekerja. I hope someday…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s