Muter2 di Siak…

Foto SSQ II

So.., setelah makan siang di RM. Lancang Kuning, Tati, Kak Lintje, K Iye, Ira, Nanda dan Danial melanjutkan perjalanan ke daerah pusat Kota Siak lama. Untuk ke sana, kita harus menyebrangi jembatan Tuanku Sulthana Latifah. Jembatan ini baru diresmikan oleh Presiden SBY beberapa bulan yang lalu, adapun namanya diambil dari nama permaisuri pertama Sultan Syarif Qassim II, raja Siak yang terakhir.

@ Mesjid Istana

Begitu nyampe di kota lama Siak kita langsung menuju mesjid istana, karena emang waktu sholat udah tiba.. Mesjid yang menghadap Sungai Siak ini berada di bagian barat daya istana, dan ukurannya gak besar.. Mungkin karena dulunya hanya digunakan untuk kalangan istana kali yaa.. Mesjid tua ini telah diperindah oleh Pemerintah Kabupaten Siak, sehingga terlihat sangat terawat dan nyaman buat orang2 yang beribadah di mesjid itu… Ini pemandangan mesjid dari arah dermaga sungai..

Kak Lintje, Tati, Kak Iye dan Ira dengan latar belakang Mihrab Mesjid Istana

@ Mihrab Masjid Istana

Di samping mesjid istana, terdapat makam Sultan Syarif Qassim II berserta permaisuri yang pertama dan permaisuri yang keempat. Makam yang indah dengan latar belakang Sungai Siak..

@ Makam Sultan & Keluarga
Patung Burung Elang di Pintu Gerbang

Dari makam sultan, kami menuju istana.. Istana ini ukurannya gak gede2 banget.. Tapi bener2 klasik dan anggun.. Di pintu gerbang istana terdapat 4 buah patung elang, yang merupakan lambang Kerajaan Siak. Patung2 elang ini juga terdapat di pojok2 bagian atas istana. Kenapa lambang kerajaan ini elang? Mungkin karena elang adalah burung yang kuat, mampu terbang tinggi dan jauh, serta selalu melindungi anak2nya dengan cara yang luar biasa.. Dan diharapkan kerajaan ini juga bisa menjadi kerajaan yang kuat, berjaya serta mampu memberi perlindungan bagi rakyatnya.. Mungkin.. (Tati ngarang deeeeehhhhh…)

di depan Istana..

Di istana ini banyak banget barang2 yang unik dan langka.. Diantaranya…:

Komet. Komet yang ini bukan bintang berekor… Hehehe. Komet ini adalah sebuah alat pemutar lagu2 klasik, tapi disc-nya yang terbuat dari kuningan gede banget, diameternya hampir 1 meter. Barang antik ini merupakan produk Jerman, konon katanya saat ini tinggal 2 buah. Satu di bekas pabrik yang membuatnya, satu lagi ya di istana Siak ini..

di depan Komet..

Meja Makan Kristal. Meja makan ini benar2 terbuat dari kristal, sehingga terlihat sangat mewah.. Konon katanya ini adalah meja makan para putri. Info yang sangat masuk akal.. , karena kalo yang duduk di situ Raja dan penasehat2nya yang gede2, meja makan tersebut kayaknya gak akan berumur panjang… Baru didudukin bentar, pasti udah gubbbbrrrrrrraaaaaaaaakkkk dan jadi berkeping2… Hehehe.

Meja makan Kristal..

Meja Rias Putri. Meja rias putri raja ini luar biasa indah, dengan tempat lilin di kiri kanan kacanya.. Ukirannya benar2 indah dan detil banget.. Danial lalu memotret wajah Tati hasil pantulan di cermin tersebut.. What a unique photo…!!!

Mirrror, mirror on d wall.. who’s d prettiest in d world..

Tangga Putar. Istana raja ini terdiri dari dua lantai. Lantai pertama sepertinya merupakan public area, sedangkan lantai kedua sepertinya merupakan private area, berupa kamar2. Untuk naik ke lantai 2, di ruang belakang istana terdapat sepasang tangga putar yang terbuat dari besi tempa yang berukir indah… Lihat foto Tati di tangga tersebut, juga hasil jepretan Danial.. Thank you, ya Danial..  It’s a really really beautiful photo..!!

@ Stairway 2 heaven..

Selesai muter2 istana, kita menuju pasar.. Karena Tati pengen banget beli asinan cermai kenangan.. Tapi boro2 nemu cermai, kita malah nemuin keleteng tua yang indah.. Klenteng tua ini merupakan gambaran bahwa masyarakat keturunan Tionghoa merupakan bahagian masyarakat Siak sejak dulu kala.. Bahkan beberapa toko P&D yang besar di Pekanbaru dimiliki oleh keturunan Tionghoa Siak..

@ Klenteng…

L-R : Barumun Nanda, Tati dan Ira di depan klenteng di Siak.  Tante dan ponakan, sama gokilnya…!! Hehehe..

Dari pasar, kita menuju rumah Nantulang Badah, adik ibunya kak Iye, dan kemudian pulang. Saat menuju ke sana, kita melewati daerah tepian Sungai Siak yang ditata sedemikian rupa sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk duduk sore, menikmati semilir angin, menatap sungai Siak dan memandang jembatan yang indah di kejauhan.. Btw, di bagian atas jempatan terdapat 2 buah bangunan persegi. Denger2, kedua bangunan tersebut akan difungsikan sebagai restaurant dan bioskop.. Kalo benar kejadian, keren banget yaaaaaa…… Mau donk, have a dinner di resturant tersebut.. Apalagi kalo dinner-nya dengan my beloved one… Huahahahaha..

on d river bank…
@ Jembatan Sultanah Latifah..

Entah kenapa Tati rasanya pengen lagi main2 ke Siak, tapi nginap. Sehingga sempat duduk2 di tepian, sempat menyusuri jalan2 di sekitar kota tua Siak, serta sempat ngubek2 toko2 yang terdiri dari bangunan2 tua, yang sangat berkesan exotic.. Mudah2an ada kesempatan ya…

2 thoughts on “Muter2 di Siak…

  1. Assalamu’alaykum,…Wr Wb.

    Salam Kenal, pertama kali berkunjung disini. oh ya, pernah visit istana Siak yach..??? btw, bagaiman pendapat anda tentang istana ini..??? Kebetulan saya juga anak daerah Siak Sri Indrapura.

    Wassalam.

    —————-
    Sondha : Istana Siak…? Warisan budaya yang sangat berharga… Seharusnya lebih dirawat, lalu ditata sedemikian rupa sehingga bisa jadi obyek wisata budaya yang menarik, gak cuma di tingkat lokal..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s