Boyuki oh Boyuki……

Apa sih artinya BOYUKI ? Boyuki itu plesetan dari kata boruki. Itu bahasa Batak, artinya anak perempuanku. Siapa sih yang Tati panggil dengan Boyuki? Boyuki adalah panggilan sayang Tati buat Ananda, anaknya Mama Nhoya, adik bungsu Tati. Nanda kalo disapa dengan Boyuki selalu senyum2 gak puguh.. Hehehe…

Karena Tati sering pulang ke Medan dan ketemu Nanda, Tati jadi punya so many funny stories about si Boyuki ini… Kali ini Tati mau cerita tentang tingkah Nanda saat dia berusia sekitar 1,5 tahunan, saat di lagi lasak2nya karena langkahnya udah bisa kencang.. Hehehe..

Suatu hari, Tati, Mama alias Enek, Mama Nhoya dan Nanda jalan2 ke Mimat (maksudnya Price Mart tapi dalam bahasa Nanda). Setelah muter2.., kami berempat duduk di food court di lantai 2 Mimat. Seperti biasa, karena Nona Kecil ini lincah banget, kita makannya gantian meski makanannya di-order bareng2.. Kali ini Mama Nhoya dapat giliran duluan mengikuti langkah2 si Nona Kecil.., Tati kebagian giliran makan duluan dengan Enek.

Gak lama setelah Tati menghabiskan makananan yang Tati pesan, Nanda dengan Mama Nhoya yang mengikuti dari belakang, menghampiri meja tempat Tati dan Enek makan. Nanda langsung duduk dan minta minum, kayaknya sih dia udah pegel muter2.. Mama Nhoya langsung meraih pesanannya, lalu makan sambil nyuapin Nanda..

Eh, enggak lama Nanda turun dari kursinya dan langsung ngeloyor lagi…. Tati langsung lari mengikuti langkah2 kecil Nanda.. Ternyata putri cilikku ini ngeloyor menuju ke depan sebuah toko pakaian anak2 yang terdapat di jejeran toko di lantai 2 Mimat.. Di sana dia berdiri dengan kedua tangannya berkaitan di belakang tubuhnya.. Persis kayak orang dewasa… Tati lalu memutuskan untu mengamati saja segala gerak geriknya..

Setelah sejenak mengamati barang2 yang ada di display toko tersebut, Nanda bergerak ke pintu toko dan berkata pada salah seorang pelayan toko yang sedang berdiri di situ…

Nanda, sembari menunjuk sepasang sepatu kecil berwarna merah yang dipajang di display: Sepatu yang kayak gitu ada warna kuning, gak ?

Dia ngomong dengan pede banget… Gak ada takutnya.. Padahal dia kan gak punya uang se-sen juga… Hehehehe

Pelayan toko : Ada

Nanda lalu berkata lagi : Boleh lihat ? (Masya Alloh, Nak… Kamu tuh baru 1.5 tahun lho..!!!)

Pelayan toko : Oh, bisa, bisa.

Pelayan toko lalu bergerak menuju lemari penyimpanan, untuk mencari stok sepatu yang berwarna kuning. Sementara Nanda juga lalu bergerak masuk ke toko, dengan kedua tangan masih di bagian belakang tubuhnya.

Nanda bergerak menuju bangku plastik anak2 yang terdapat di toko itu, dan mencoba duduk di kursi tersebut.

Setelah duduk sejenak, Nanda langsung berdiri lagi dan berkata : Kursinya kerendahan niyy, ada yang lebih tinggi ga?

Hehehe. Anak kecil sok gede… Kakimu belum cukup panjang untuk duduk di bangku yang lebih tinggi, Naaaaakkkk….!!!

Pelayan toko lalu membawakan sebuah bangku tukang bakso yang dari plastik.. Nanda lalu berusaha duduk di kursi itu. Jelas aja mesti ditolong…, wong bangkunya masih ketinggian buat badannya yang kecil itu..

Setelah duduk, Nanda dengan anteng menunggu Pelayan Toko mencarikan sepatu warna kuning yang dimintanya.. Tati sih cuma mengamati aja dari sekitar situ sambil senyum2…

Gak lama pelayan toko menghampiri Nanda dengan sepatu warna kuning yang dia perkirakan pas dengan ukuran kaki Nanda yang memang tergolong besar untuk anak seusia Nanda. Pelayan toko tersebit lalu memasangkan sepatu kuning tersebut di kaki Nanda.

Setelah mencoba merasakan sejenak sepatu tersebut di kakinya, Nanda lalu berkata : Kurang pas ini ukurannya. Ada yang lebih besar lagi?

Waduuuuhhhhhh….. Tati rasanya mau ngikik melihat gayanya yang persis gaya orang dewasa mau beli sepatu. Tapi takut si Nona Kecil merasa terganggu, Tati berusaha menahan tawa dan cuma bisa tersenyum2 melihat aksinya Nanda. Sementara para pelayan toko serta pemiliknya juga pada senyum2 melihat tontonan yang lucu banget itu…

Si pelayan toko lalu membawa sepatu kuning dengan ukuran yang lebih besar, lalu memasangkannya di kaki Nanda. Nanda lalu mencoba merasakan sepatu itu di kakinya, kemudian dia turun dari kursi, dan mencoba berjalan2 di dalam toko.

Setelahnya dia berkata : Ya, yang ini pas ukurannya….

Lalu, Nanda berjalan keluar dari toko dan ngeloyor begitu aja… Hehehehehe.. Tati lalu memanggilnya…

Tati : Nan…, jangan pergi dulu.. Kita bayar dulu sepatunya ya, Nak. Tapi apa itu sudah betul2 enak di kaki Nanda?

Nanda : Iya, Wo. Ini sudah paaaasss di kakiku. Aku mau yang ini..

Tinggal lah Tati alias si Wowo membuka dompet dan menyodorkan 2 lembar uang lima puluh ribuan untuk menebus si koneng tea… Hehehe..

Boyuki2, gimana ceritanya kalo pas Wowo-mu ini gak gablek doku ya, Nak…. Bisa2 terpaksa ninggalin KTP sebagai jaminan… Hehehe..

Begitu kita kembali ke food court dimana Enek dan Mama Nhoya duduk menunggu, mereka terheran2 dengan Nanda yang bersepatu baru. Setelah Tati ceritain apa yang terjadi, baru lah Mama Nhoya bilang kalo ternyata si Nona Kecil ini memang sudah berkali2 mengamati sepatu merah yang ada di display toko.. But she wanted d yellow one because she had some dress that macth to yellow shoes.. Umur 1.5 tahunnnnnn udah begitu ? Gimana gedeknya, Boyu…????

Sayang Tati gak sempat mendokumentasikan BOYUKI N D YELLOW SHOES…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s