Still, She’s A Never Give Up Mother…

Mom with her wheelchair

Kemaren, adik ku Ivo meng-up load foto2 terbaru our Mom… Mom with her wheelchair…

Yuuppp setelah mendapat serangan stroke di pertengahan tahun 2007, Mama mengalami penurunan fungsi tangan kanan dan kaki kanan, keduanya jadi  susah digerakan..

Tapi, sebagaimana yang kami kenal di sepanjang hidup kami, Mama tidak pernah menyerah meski beliau tidak bebas seperti dulu…

Meski sulit berjalan dan kami sudah menyediakan 2 jenis tongkat (tongkat kaki tiga untuk satu tangan dan tongkat kaki empat yang kayak jemuran handuk), Mama tidak mau menggunakan tongkat di rumah.. Beliau lebih senang menggunakan kursi plastik yang ada sandarannya sebagai alat bantu..  Tapi kalau keluar rumah, beliau menggunakan wheelchair.. Lebih nyaman dan lebih aman… Dan kami anak2nya sudah terbiasa dengan acara menurunkan, membuka, melipat dan menaikkan kembali kursi roda beliau ke mobil…

Mama gak bisa lagi membuat seluruh penjuru rumahnya rapi jali… Tapi teteup.., setiap pagi dan sore Mama akan masuk ke dapur untuk memantau yang bekerja di rumah menyiapkan makanan…, memantau cucian, memantau kebersihan sepenjuru rumah..

Mama teteup gak mau dibantu untuk urusan paling pribadinya.. Beliau tetap mandi snediri, bahkan membersihkan sendiri pispotnya.. Orang yang ada di sekitar beliau, hanya diminta berada di sekitar kamar mandi, saat beliau mandi, supaya bisa memantau..

Mama enggak bisa ke Mall nyaris setiap hari seperti dulu… Wait… Don’t judge her as a shopacholic woman… Dengar dulu alasan beliau mengapa ke Mall nyaris setiap hari, setelah rumahnya rapi jali..

Menurut Mama, setelah diabetes menyerang sekitar 11 tahun yang lalu, Mama harus olahraga..  Selain menggerakkan tubuh dengan mengerjakan sendiri segala pekerjaan rumah dan mengurus 2 cucu yang dititipkan pada beliau, jalan kaki adalah cara olahraga yang paling efektif.., Dan menurut Mama, jalan kaki di Mall, menyusuri toko demi toko adalah tempat jalan kaki yang paling aman : gak bakalan ketemu anjing galak, gak bakal ngeliat sampah2 berserakan apalagi kotoran binatang yang suka ada aja di pinggir jalan…  Mama paling mengeluarkan uang untuk beli makanan dan minuman… Plus sesekali baju, sepatu atau pernak pernik cantik buat anak2 perempuan dan cucu2nya… Hehehehe…

Do shopping @ Pasar Buah Brastagi

Tapi sekarang beliau tetap jalan-jalan keluar rumah.. Meski terkadang lebih banyak tidak turun dari mobil.., tapi teteuupp wajib jalan-jalan..  Beliau membatasi diri untuk ke Mall besar yang ramai dan parkirnya susah… Beliau lebih prefer ke one stop shopping yang parkirannya luas seperti Pasar Buah Brastagi yang gak jauh dari tempat tinggal keluarga kami.  Saat ku tanya mengapa enggak mau ke Mall besar sesering dulu, jawab Mama “Jangan ahh.. Nanti kalau ada apa2, kalian akan repot memilih siapa yang mau diselamatkan lebih dahulu..  Kita cari tempat yang aman2 aja.. Yang mudah keluar kalau ada apa-apa…”

Beberapa kali terakhir aku ke Medan, Mama malah maunya dibawa ke Greenhill di Sibolangit.. Mama bilang, udaranya segar, bunganya cantik2.. Bikin mata dan paru2 sehat..  Ok deh Mom….

Mama tetappp berjuang untuk mandiri semampu yang beliau bisa, meski tak sebebas dulu.. We proud of your spirit Mom.. We love you so much…

2 thoughts on “Still, She’s A Never Give Up Mother…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s