2010 : Work Hard, Travel Hard & Play Hard… (Part 1)

Hari ini sudah awal tahun 2011… Tahun 2010 sudah berlalu, menjadi kenangan..  Tahun yang luar biasa, perjalanan 365 hari yang penuh liku, tantangan dan juga semoga berkah…

Tahun 2010 rencananya  diawali dengan travelling ke Vietnam.. Tiket sudah dipesan sejak bulan Oktober 2009.. Sebuah tiket promo yang menawarkan Jkt – Hochimin pp Rp.750ribu.  Tapi laporan akhir tahun yang membukit membuat kunjungan ke Vietnam masih sebatas menjadi keinginan..  Tiket promo gak bisa direfund… Hangus laahhh… Hehehehe…

with Ati, Linda & Veny @ Al Jilani, Singapore

Rencana perjalanan kedua di awal tahun adalah liburan ke Singapur bersama teman2 sejak belia.. Rencana ini terealisasi di akhir February.. Aku ke Singapur melalui Batam, sedangkan teman2ku terbang langsung dari Jakarta…  Liburan yang seru sampai gak sadar kalo kaki pada bengkak karena kebanyakan jalan… Bahkan aku sampai mengalami lepas kuku ibu jari kaki yang proses pemulihannya butuh waktu hampir 6 bulan…   Busset daahh…

Pulang dari Singapur, kerjaan menanti dan menanti.. Lalu bulan April pun datang..  Forum Komunikasi Perencana Budpar se-Indonesia membuatku terbang ke Lombok..

Lombok…? Asyyiiiikkkk..!!!  Di Lombok ada Opi, mantan teman sebelahan kamar saat kost di Cirahayu 4.. So aku memutuskan berangkat hari Jum’at  16 April,  2 hari sebelum rapat koordinasi yang dilaksanakan  di Hotel Jayakarta Senggigi.

Terus kemana aja sama Opi…??  Ke Banyumulek, sentra kerajinan gerabah, ke desa penghasil tenun ikat khas Lombok,  ke Pantai Kute Lombok yang pasirnya kayak merica dan pemandangannya indaaahhhhh banget..

Pantai Kuta Lombok
di depan Beruga, Desa Sade

Kita juga singgah ke desa Sade, desa wisata yang sudah dapat . bantuan PNPM.

Btw, apa siyy keistimewaan desa Sade…? Beruga, lumbung padi bertiang empat milik Suku Sasak, lengkap  dengan dinding dan lantai dari tanah liat yang dilapis tai kebo berulang2.. Selebihnya gak terlalu istimewa, menurut aku..   Karena yang ada adalah rumah2 tradisional yang gak memenuhi syarat kesehatan, sempit, kurang sirkulasi udara, lorong2 antar rumah yang sempit dan benar2 memaparkan kemiskinan.. Gimana enggak, penduduk Sade adalah petani dengan sawah tadah hujan yang kuantitas dan kualitas panen terbatas. . Penghuni desa yang padat dan sebagian besar menikah dalam lingkaran keluarga yang dekat …

Aku dengan Opi juga pergi ke Taman Narmada, tempat peristirahatan Raja Bali zaman dulu kala.., dengan kosep penataan  bagai  nirwana..  Lalu sehari kemudian aku dengan Opi & keluarganya pergi ke Senaru, desa wisata di kaki  Gunung Rinjani..  Ceritanya pengen liat air terjun yang ada di desa tersebut.. Sayang seribu kali sayang, hujan yang cukup deras menghalangi kami untuk menuruni jalan setapak ke arah air terjun.. Too risky…  Pulangnya kami melewati Malibu Senggigi, sebuah tebing dimana kita bisa melihat pemandangan yang sangat indah…

Me @ Narmada
Me @ Malibu Lombok

Tapi yang paling menyenangkan dari perjalanan ke Lombok ini adalah… BERTEMU DENGAN OPI.  Rasanya seperti ketemu saudara sendiri, seseorang yang mengenal kita sejak lama, sejak kita belia… Ngobrol malam2 saat kami menjelang tidur adalah saat2 yang istimewa…  Berbagi kenangan dan harapan…  Apalagi   Mas Papank, suami Opi, juga sahabat lama ku.. Sosok yang sudah seperti kakak buat aku…

@ Jayakarta Hotel, Senggigi..

Hari2 rapat koordinasi juga menyenangkan.., karena pagi2 setelah sholat subuh aku bisa menikmati berjalan kaki di pantai Senggigi… Nikmatnya menghirup udara pantai di pagi hari…  Anugrah yang luar biasa.., apalagi semuanya gak pakai dana pribadi, tetapi memanfaatkan waktu di sela2 tugas… Rasanya work hard dengan dampak sampingan travel hard and play hard, deserve lah yaaa… hehehehe…

5 thoughts on “2010 : Work Hard, Travel Hard & Play Hard… (Part 1)

  1. insyaAllah,sy akan dng setia mengunjungi anda senantiasa.
    sy punya blog di kompasiana dng alamat,mentari jiwa.
    silakan berkunjung jika anda,berkenan.
    salam hangat,salam sejahtera..!

  2. entah mengapa,sejak menemukan lapak anda sy begitu sangat senang. untuk itulah sy selalu mengikuti perjalanan anda.
    ada kesejukan yg membuat sy merasa bahagia, manakala melihat baik foto2 pemandangan atau foto diri anda sendiri, juga tulisannya seakan menghantarkan sy turut menikmati apa yg anda rasakan. untuk itu semuanya sy ucapkan terimakasih anda berkenan,berbagi.
    salam sejahtera..!

    1. @ Mentari Jiwa : terima kasih atas apresiasinya… Senang bisa memberikan “sesuatu” bagi sesama… Tetap lah berkunjung dan berbagi cerita.. Btw, anda punya blog dan suka menulis juga kah..?

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s