Another Weekend..

Wiken yang lalu, hari sabtu tepatnya, Tati ngisi waktu dengan menghadiri talkshow kesehatan dengan tema “Tetap Sehat dengan Diabetes Melitus” di Hotel Pangeran Pekanbaru.  Talkshow ini diadakan di 17 kota oleh jaringan laboratorium klinik Prodia dalam rangka Hari Jadi-nya yang keberapa gitu…  Pembicaranya Dr. Roy Panusunan, sedangkan moederatornya Dyah Ayu Pasha.

Tahun lalu Tati juga hadir di seminar yang diadakan oleh jaringan Prodia, juga dalam rangka Hari Jadinya.  Waktu itu temanya tentang “Kolestrol, Lingkar Pinggang dan Kesehatan”.  Diadakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, dengan pembicara Dr. Roy Panusunan juga, tapi moderatornya Shanaz Haque..

Sebelum talkshow dimulai, para peserta diberi kesempatan buat mengetahui prediksi gula darahnya dengan alat “apa gitu namanya”.  Tapi itu sihh cuma prediksi.  Yang paling akurat buat mengetahui kadar gula dalam darah adalah dengan test HbA1C (klo gak salah ingat ya..).  Karena dengan test ini diketahui kadar glukosa yang diikat oleh protein dalam darah, dan ini menunjukkan riwayat dalam 120 hari, karena umur butiran darah kita sekiatar 120 hari..

Kenapa Tati berminat untuk memperluas wawasan tentang Diabetes Melitus (DM)..? Karena beberap faktor penyebab DM ada di Tati, antara lain :

1.  Usia sudah di atas 40 tahun

2.  Punya riwyat keluarga DM (Mama Tati mengidap DM, juga opung/ibu-nya Papa)

3.  Gemuk… (hmmmmmm….)

Belum lagi Tati punya kebiasaan makan yang buruk… Seneng makan, terutama mie2an di resto yang nyediain chinese food.  Hhhhmmmmm..  Ini yang paling dasyat dan susah merubahnya, karena kebiasaan dari kecil…  Tati tuh dari kecil tuh terbiasa makan banyak…, belum lagi nyemilnya…  Dasyat…!!!  Waktu kecil, cemilan coklat-nya luar biasa…  Belum lagi kripik2an dan ice cream…  Sekarang aja tuh coklat udah jaraaaaaaang buanget.  kripik2an masihh, kalo ada.  Makanya suka gak beli…  Ice cream sekali kali buanget… Klo sekarang tuh persoalannya adalah makan yang gak teratur dan gak pilih2.. Secara makannya di luar, jd cenderung gak bisa ngontrol kandungan kalori-nya berapa..

Mencegah DM memang gak ada cara lain, selain mengatur pola makan dan olah raga yang teratur.  Cuma itu..  dan itu artinya merubah life style, yang pastinya perlu perjuangan…

Oh ya, Tati ikut seminar ini bersama pasangan suami istri Ronald Purba, tetangga di depan rumah Tati.  Mereka juga pengen memperluas wawasan tentang DM, secara pak Purba alias Papa Dasdo juga punya riwayat keluarga DM, dan beliau juga punya life style yang agak2 high risk karena sering travelling jadi makannya gak pilih2…   Kalo ibu Purba alias Mama Dasdo siyy hidup sehat, secara beliau tuh bergerak terus, gak ada diamnya..

Ada satu info dari dokter Roy yang mungkin perlu buat teman2 para ibu muda.  Kalo DM kan biasa disebut Diabetes tipe 2, nah ada lagi Diabetes tipe 1.  Tipe yg ini disebabkan karena pankreas tidak bisa berfungsi.  Tipe ini banyak ditemukan pada anak2 di Finlandia, karena ibunya tidak memberikan ASI lalu menggantinya dengan sufor.  Ternyata di sufor itu ada kandungan protein apa gitu yang secara kumulatif dapat merusak fungsi pankreas.  Nah pankreas yang rusak tidak bisa memproduksi insulin, akibatnya gula yang didapat dari hasil sintesa makanan gak bisa masuk ke jaringan otot dan menumpuk dalam darah..  So, ASI is the best nutrition for the baby..

One thought on “Another Weekend..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s