Heran Deh Achhhhhh…… !!!!

Ramadhan segera berakhir….  Lebaran di ambang pintu…  Di kantor dua minggu terakhir banyak sekali manusia  dengan wajah-wajah yang TAK dikenal sebelumnya berkeliaran, datang dan pergi… Lalu datang kembali dan pergi kembali.. Diantara mereka ada yang berpenampilan rapi DAN sopan..  Ada yang berpenampilan rapi dengan wajah yang sangar……  Ada pula yang berpenampilan “ajaib” dengan wajah yang ajaib, lengkap dengan tatoo di tangan sebagai accecories…

Biasanya mereka mencari para pemegang jabatan alias pejabat.. Pada ngapain siyyy?  Pada minta bantuan untuk hari raya alias THR…!!!

THR, tiga huruf yang sangat populer di pertengahan kedua bulan ramadhan..  Dimana-mana orang membicarakan THR, THR dan THR, termasuk juga di kantor Tati..  Hhhhmmmmm…..  Secara Pemerintah Daerah kita menetapkan untuk tidak memberi THR bagi PNS di lingkungannya karena sudah diberi Tunjangan Beban Kerja, jadi kata THR harus dilupakan saja….  Ke laut ke laut….

Naahhhh… kita-kitanya aja THR-nya ke laut.., Kok bisa orang-orang berwajah tak dikenal dan tak punya hubungan kerja dengan kantor ini (kalo pun ada, kecil lah yaa….), datang2 minta THR…?  Sapa mereka…?  Apa hak mereka meminta THR…?

Belum lagi kalo mobil kita berhenti di traffic light… Adik-adik kecil yang menjajakan koran, atau yang emang suka minta-minta dengan santainya berkata “Bu, THR donk bu… Dua ribu ajaaahhhh….!!”  kalo kita diam dia akan bilang “Seribu juga gak apa-apa kok, bu….!!!”

Tati heran dengan ‘KONSEP THR’ yang ada di masyarakat kita akhir-akhir ini..  THR artinya kan Tunjangan Hari Raya.  Siapa siyy yang merayakan Hari Raya…? Siapa yang BERHAK MEMBERI dan MENERIMA TUNJANGAN HARI RAYA?  Apa urusannya orang-orang berwajah dan berpenampilan sangar minta THR kepada orang-orang yang tidak mereka kenal dan telah bekerja untuk menghasilkan rupiah demi rupiah…?  Heran deh achhhhh….!!!

2 thoughts on “Heran Deh Achhhhhh…… !!!!

  1. Ahhaahaa… iya itu bundanya zikra kok jd lari ke softek? wakakakaka…
    btw sist, aq baru tahu klo disana ada yg begitu, soalnya disini blm pernah nemuin anak2 yg berani minta thr kyk gt.

    Klo wajah2 tak dikenal itu, PS ato wartawan sist? Aq jd inget cerita papiku, bbrp thn lalu wkt msh gawe s4 didatangi sama wartawan yg mo minta duit thr. Dikasih 50rb, eh wartawan itu malah meleceh. Lgsg papiku marah & gebrak meja, menantang para wartawan itu. Mereka lgsg mengkeret dan minta maaf. Yah, secara papiku ini emg “darah preman” sejak muda, jd g ada takut2nya. Itulah contoh2 org yg ga tau terima kasih, sdh datang niat merampok, dikasih malah ga tau diri.

    —————–
    Sondha : Wajah gak dikenal itu ada yang orang dari organisasi tertentu, ada juga yang ngakunya wartawan. Tapi aku gak yakin lah kalo mereka wartawan beneran. Karena kalo mereka wartawan beneran, kan mereka justru bergerak dgn hati nurani..

    Zee, saya tau sekarang dari mana kamu mewarisi sifat preman… Dari Opung Godang Vaya ternyata… Hehehe…

  2. jangan herannn hehe:p
    kalo kita yang kerja emang namanya THR.. tunjangan hari raya..
    nah kalo orang minta THR ke orang yang gak dikenal itu mah minta sumbangan yang dibilangnya THR jg:p

    sama juga dengan kita beli pembalut, orang2 suka bilang softek
    ato beli air mineral botol bilangnya beli aqua..
    hihi emang aneh yah?:))
    ———————
    Sondha : Ini kenapa siyy ngomongnya sampe ke softek softek segala…? Hahahaha…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s