Breaking and Entering…

Minggu pagi kali ini diisi dengan nonton vcd yang dibeli hari Jum;at yang lalu waktu ke Mall Seraya dengan Eko saat istirahat siang. Judulnya BREAKING AND ENTERING.. Film ini disutradarai oleh Anthony Minghella, yang juga menyutradarai English Patient dan Cold Mountain (ini film yang bagus banget, tentang cinta, penantian, kesetian dan takdir seseorang).

Film ini bercerita tentang Will, Jude Law, seorang arsitek lingkungan yang bersama partner-nya memutuskan untuk menggunakan sebuah gudang tua di King’s Cross, kawasan kumuh di London, sebagai kantor. Lokasi yang “ajaib” ini membuat kantor Will menjadi sasaran pencurian berkali-kali, meski mereka telah memasang security system yang canggih. Ternyata pencuri masuk dari bagian atap gedung yang terbuat dari kaca, dan mengetahui password untuk meng-non-aktif-kan alarm. Hal ini menimbulkan rasa curious Will dan partner-nya. Sehingga mereka melakukan pengintaian bermalam2…

Pada suatu penintaian, Will akhirnya melihat si pencuri sedang berupaya memasuki kantornya. Will lalu mengejar si pencuri yang ternyata seorang anak lelaki yang masih di bawah umur. Will lalu menguntit anak tersebut dan mengetahui tempat tinggal anak tersebut bersama ibunya yang seorang penjahit.

Untuk memperoleh bukti2 lebih lanjut, Will berpura2 membutuhkan tenaga penjahit untuk memperbaiki pakaian kesayangannya yang robek. Dan saat melakukan fitting pakaian yang telah diperbaiki, di kamar anak lelaki si tukang jahit, Will menemukan berbagai property2 perusahaan2nya.. Tapi masalah baru muncul, Will yang sudah beristri (Robin Wright Penn) jatuh cinta pada Amira (Juliete Binoche), ibu si pencuri, yang sebenarnya seorang perempuan Bosnia yang melarikan diri dari pendudukan Serbia di negerinya. Sementara si anak yang bernama Mirsade, sebenarnya berayahkan seorang Serbia, dan saudara ayahnya yang juga menetap di London yang menyuruh Mirsade mencuri.

Untuk menyelamatkan masa depan Mirsade yang akhirnya tertangkap oleh Polisi Kota London, berbagai pihak yang terlibat, Will, Amira dan istri Will harus melakukan poengorbanan. Apa yang mereka lakukan…? Ditonton aja kali ya…. Yang jelas, dusta yang harus dilakukan suatu pihak, yang justru paling tersakiti dalam konflik yang terjadi, sungguh pengorbanan yang luar biasa. Yang mungkin dilakukan atas nama cinta dan kemanusiaan.

Yang jelas ada satu konsep yang dibawa film ini, UNTUK MEMBANGUN SESUATU YANG BARU, SESUATU YANG LAMA KADANG KALA PERLU DIHANCURKAN TERLEBIH DAHULU. Apa anda sependapat ?***

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s