Wiskul di Pontianak..

Ketika bertugas ke Pontianak di minggu keempat bulan Oktober 2013 yang sudah aku ceritakan ke teman-teman di sini.., aku seperti kunjungan-kunjungan ke tempat lain, pasti lah disempat-sempatin buat menikmati kuliner khas lokal…  Apa aja…??? Yuuuukkk berbagi cerita… Siapa tahu bisa jadi referensi teman-teman kalau berkunjung ke Pontianak…

Bubur PedasBUBUR PEDAS....

Saat dalam perjalanan dari bandara Supadio ke hotel Santika Pontianak tempat aku dan teman-teman menginap, kami sempat bertanya pada supir taxi apa saja masakan khas Pontianak..  Pak supir menyebutkan Bubbor Paddas (bubur pedas).  Saat kami tanya dimana bisa didapatkan bubur itu, pak supir bilang, ada banyak yang jual…  Hmmm…

Saat sarapan di hotel Santikan, aku melihat di salah satu meja yang menghidangkan makanan, terdapat tulisan Bubur Pedas Khas Sambas..  Aku lalu memesan satu porsi…  Sambil menyiapkan pesananku, petugas resto hotel menjelaskan pada ku apa itu bubur pedas dan bagaimana cara membuatnya…

Oh ya, untuk teman-teman ketahui, Sambas adalah salah satu nama Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia Timur.  Tak heran bila daerah ini yang banyak dihuni oleh etnis Melayu, sehingga kulinernya pun sangat bercitarasa Melayu..

Bubbor Paddas nyaris seperti Bubur Menado yang dicampu dengan berbagai sayur…  Bedanya…? Dalam proses pembuatannya, beras yang menjadi bahan baku disangrai alias digongseng, demikian juga kelapa parut yang akan menjadi campurannya..  Setelah itu baru ditumbuk, dan kemudian dimasak bersama air kaldu, dan dicampur dengan bumbu-bumbu dan sayur mayur…  Daannnn…., satu yang khas dari bubur pedas adalah, bubur ini menggunakan daun kesum sebagai salah satu sayur yang dicampurkan..

Apa itu daun kesum…?

diambil dari  http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://2.bp.blogspot.com/_kOYiqA_uMFQ/TGO-84I1GWI/AAAAAAAAIUk/VC_5jWrGSQQ/s1600/daun%2Bkesum%2B1.jpg&imgrefurl=http://dancaerobicfreak.blogspot.com/2010_08_01_archive.html&h=864&w=1296&sz=130&tbnid=RWNlbxIZkmuhfM:&tbnh=90&tbnw=135&zoom=1&usg=__DjCwTdQ912XRlJuuqPhgobRAOwQ=&docid=n9Zcl7Ix6KiY2M&sa=X&ei=WhmbUtWNC4fzrQf5-IH4Dg&ved=0CDMQ9QEwAw
Daun Kesum, gambar diambil dari sini

Daun kesum  dengan nama Latin Persicaria odorata atau yang dalam dunia kuliner dikenal Vietnamese coriander adalah sejenis bumbu yang banyak digunakan di Asia Tenggara, terutama daerah-daerah yang dihuni etnis Melayu.  Rasanya pedas.. , biasa digunakan untuk campuran dalam membuat laksa, salah satu masakan khas Melayu..  Aku sempat mengunyah sejumput irisan daun kesum yang diletakkan di meja hidangan di Hotel Santika.. Rasa dan aromanya seperti honje..

Selain menikmati Bubur Pedas di Hotel Santika, aku juga sempat dibawa bu Wiwiek menikmati Bubur Pedas Pa’ Ngah.  Lokasinya di Jalan Sungai Raya Dalam.  Kalau teman-teman datang dari bandara Supadio ke arah pusat Kota Pontianak, sebelum sampai di gerbang kota, teman-teman belok ke kiri jalan..  Dari simpang itu kira-kira 300 meter, di sebuah ruko di sisi kiri jalan.

Bearapa harga seporsi Bubur Pedas di Pa’ Ngah…? Rp.7.000,- saja…  Atau kalau teman-teman ingin coba bikin sendiri, ini ada salah satu blog yang memuat resep Bubur Pedas, yang mungkin bisa teman-teman coba..

TOM YAM PAKLONG

Tom Yam Pallong
Tom Yam Pallong

Cafe Paklong berlokasi di Jalan Sultan Hamid II, dekat jembatan Kapuas, di daerah pusat kota Pontianak..  Cafe yang sederhana ini menyediakan berbagai makanan dengan bahan seafood, seperti nasi goreng, mie2-an.. Namun menu utama yang ditawarkan adalah tom yam..

Tom yam yang disediakan di sini rasanya uenaaaakkk bangetss……  Selain karena bumbunya yang pas dan yummy banget, juga karena bahan-bahannya, udang, cumi, irisan ikan benar-benar masih segar..   Buat kita yang sedang gak enak badan karena gejala flu, sungguh bisa membuat perasaan lebih enak…   Tapi kalo teman-teman mau ke sini, jangan hari minggu yaa…, karena di cafe ini ada tulisan besar-besar, hari minggu tutup..

SERIKAYA SUKAHATI….

Sukahati adalah  nama kedai kopi tua yang berlokasi di Jalan Tanjung Pura Nomor 17..  Benar-benar di pusat kota, di daerah pasar..  Menurut bu Wiwiek kedai kopi ini sudah ada sejak lama, bahkan sejak beliau masih kecil pun kedai kopi ini sudah terkenal…

Serikaya Sukahati
Serikaya Sukahati

Apa yang ditawarkan oleh kedai kopi Sukahati…? Serikaya, pasti….  Hehehe…

Ya…, kedai kopi ini memang menjual serikaya sebagai menu utama selain, kopi… Serikaya home made dihidangkan sebagai selai untuk roti, baik yang dibakar atau pun tidak… Namun bukan itu saja.. serikaya juga dijadikan selai untuk pisang goreng Pontianak, yang maknyuussszzz itu.., juga selai bagi talas goreng…

Apa istimewanya serikaya Sukahati…?  Rasanya enak…, adonan telur dengan gulanya pas banget… Gulanya gak terlalu manis..  Jadi buat penikmat yang sudah manis, seperti aku, serikaya sukahati gak bikin neg… hehehehe….

D’ BAMBOO

D’ Bamboo berlokasi di Jalan Veteran Nomor 3 – 4.  Aku ke sana dibawa bu Wiwiek dan putrinya, Dea..  Tempat makan ini adalah tempat nongkrongnya anak-anak muda.. , generasinya Dea..  Tempatnya hanya 2 buah toko satu lantai, plus halamannya, yang disi dengan berderet-deret meja dan kursi-kursi plastik..  Tidak lebih..

Makanan apa yang disediakan di D’ Bamboo…, yang membuat bu Wiwiek mengajak aku dan teman kantorku bu Sri berwiskul ke sini…?

mie ayam mangkok pangsit, mie ayam baso pangsit, mie seafood
mie ayam mangkok pangsit, mie ayam baso, pangsit, mie seafood

D’ Bamboo menyediakan berbagai macam mie-mie-an., seperti mie pangsit baso sapi, mie tiau pangsit baso sapi, mie seafood dan yang unik, mie ayam mangkok pangsit.  Kenapa unik, karena mangkoknya adalah pangsit goreng yang dibentuk seperti mangkok..  Kreatif banget yaa…

Dari berbagai mie yang ditawarkan, aku memilih untuk memesan mie seafood… Ternyata rasanya sungguh maknyuuuzzzz… Selain pakai udang, dan baso ikan, juga pakai crackers cumi…   Top markotop…

Aneka Chai Kue Goreng
Aneka Chai Kue Goreng

Apa lagi yang ditawarkan di D’ Bambbo…? Chai Kue..  Apa itu Chai Kue…?  Chai kue atau Choi Pan bisa dikategorikan sebagai dim sum.  Bahan dari kue ini adalah tepung beras dan tepung ketan.., dicampur dengan berbagai bumbu..  Dari cara pengolahan, chai kue ada yang digoreng ada yang dikukus..  Sedangkan dari isinya,  ada yang isi bengkuang, kuchai, kacang atau keladi..

Chai Kue Kukus
Chai Kue Kukus

Apa rasanya Chai Kue…?  Buat aku, hhmmmmm…. ini bukan sesuatu yang bisa jadi favorite-ku..  Di lidahku, kue ini rasanya too plain, meski dimakannya memang dengan sambel..  Bentuknya yang glenyer-glenyer dan berminyak, bikin aku cuma ingin mencicipi..

Oh ya, ada lagi menu yang juga luar biasa di D’ Bamboo…  Apaan…? Es gunungnya…😀

Choco Snow Ice, Manggo Snow Ice dan Es Nona..
Choco Snow Ice, Manggo Snow Ice dan Es Nona..

Es gunung di sini namanya macam-macam…  Ada yang namanya Es Nona, ada Manggo Snow Ice, Dragon Fruit Snow Ice, Milk Snow Ice juga ada Choco Snow Ice..    Rasanya uenaaaakkkkk bangetszzz….

Oh ya, berapa raBamboonge harga makanan di D’ Bambbo…? Hmmm, harganya relatif murah..  Mie-mie-an antara Rp.15.000,- Rp.20.000,-.  Chai Kue kukus harganya Rp.900,-/buah, Chai Kue goreng, harganya Rp.7.500,-/set (lima buah).  Sedangkan es-es-an dari Rp.10.500 – Rp.14.000,-.

BAKMI KERING HAJI AMAN

Bakmi Kering Haji Aman, didirikan pertama kali di Kota Singkawang, kota yang penghuninya mayoritas adalah etnis Tionghoa….  Kedai Bakmi kering Haji Aman yang aku datangi adalah cabang Pontianak yang berlokasi di Jalan Sungai Raya Dalam, gak jauh dari toko baju Muslimah Alam Hijau-nya Wiwiek..

Bakmi Kering Haji Aman
Bakmi Kering Haji Aman

Apa istimeawanya mie kering Haji Aman…? Rasa mie-nya enak, dan enggak bikin belenyek setelah makan..   Maknyuzzz…

SERASAN BOAT

Menu Searasan Boat
Menu Searasan Boat

Tentang makan di Serasan Boat sudah saya ceritakan di postingan yang ini…  Apa istimewanya Serasan Boat…? Ya makan sambil berlayar….  :D  Soal menunya… Restoran ini menawarkan menu dari berbagai macam bahan, ikan sunga, seafood dan ayam.., dengan masakan yang umumnya ala Melayu…  Masakannya enak…, bumbunya mantap…

ALOE VERA..

Beberapa tahun terakhir ini Pontianak nyaris tak bisa lepas dari kata Aloe Vera alias lidah buaya (Latin : Aloe barbadensis Milleer)  Yaaa…., tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit ini banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Pontianak Utara.., tepatnya di sekitar Jl. Budi Utomo.  Dan hebatnya Aloe Vera yang dihasilkan segede-gede bagong…, sementara yang biasa kita lihat di halaman rumah kita, mau pun rumah tetangga besar batangnya gak lebih dari dua buah jari tangan…

Aloe Vera di Pontianak
Aloe Vera di Pontianak

Oleh masyarakat di Pontianak, Aloe Vera diporses sedemikian rupa menjadi minuman, dodol, permen, krupuk dan entah apa lagi.. Sungguh kreatif…   Kalau teman-teman berkunjung ke sekitar Jl. Budi Utomo ini, teman-teman bisa melihat warung-warung yang menjual Aloe Vera segar, sekaligus menyediakan yang siap untuk diminum..   Dari yang aku amati, ada 2 toko yang besar dan sepertinya dikelola dengan baik, Aloe Vera Center dan Tsun Aloe Center…

Untuk sampai ke tempat ini sama sekali tidak sulit…, daerahnya tidak jauh dari jalan ke lokasi Tugu Khatulistiwa.  Jadi kalau teman-teman ke Tugu Khatulistiwa, jangan lupa, sekalian singgah ke daerah ini yaa…

Teman-teman yang mau ke Pontianak, selamat berwiskul yaa…  Semoga tulisan ini bisa menjadi referensi tema-teman.. Meminjam istilah Pak Bondan…, “Tetap Jalan-jalan.  Tetap Makan-makan…”. Meski setelahnya harus berjuang habis-habisan membuang lemak-lemak yang bertambah di badan… Hhhhhrrrrggggggg….

6 thoughts on “Wiskul di Pontianak..

  1. salam.. bisa tahu dun kesum nya di kawasan pekanbaru, riau dmna y dijualnya? sy aslinya mlaysia, trus plnnya apa daun kesum juga disini?

    1. @ Lianda Marta

      Ya.. Makanan di sana relatif murah, banyak variasinya karena dihuni oleh berbagai etnis, dan enak2 pula…

      Kalau ada kesempatan, pergilah ke sana… Karena selain makanan yang ok, juga ada tinggalan budaya yang luar biasa… Kota yang pantas untu jadi destinasi wisata…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s