Paket Kelima…

Paket kelima….? Yaaaa…. paket pelajaran akan kepemilkan, batas waktunya, serta kehendak Alloh kembali datang pada ku…  Sebelumnya ada 4 paket pelajaran yang sudah terlebih dahulu datang…

Paket kelima hadir hari Sabtu siang, 4 Juni 2011 di Samarinda…

Siang itu aku pergi mengunjungi Desa Pampang, desa budaya milik masyarakat Daya Kenyah..  I’ve been there many times…  Hanya kali ini aku mengunjunginya bersama BG, seorang teman yang ikut aku berlibur mengunjungi keluarga ku di Samarinda..  Beliau baru kali ini ke Samarinda dan belum pernah mengunjungi desa Dayak..

Sepulang dari Desa Pampang, aku mengajak BG menikmati gelato di Pissa Caffe.   Di perjalanan, kami singgah di sebuah masjid untuk sholat…, dan setelahnya kami melanjutkan perjalanan yang “menghebohkan”..

Menghebohkan..? Ya, BG yang menyetir mobil tak tahu blas jalan-jalan di Kota Samarinda… Aku…? Podo…!!  Setelah 1,5 tahun tidak berkunjung, rasanya juga bingung…   Patokan ku hanyanya jalan yang berada di sepanjang tepi Sungai Mahakam… Jadi lah kami jalan dengan menduga-duga, sambil bertanya tiap sebentar pada orang-orang yang kami temui di tepi jalan…  Heboh kan…?

Setelah jalan dalam kebingungan berkali-kali, aku baru menyadari kalau anting-antingku yang sebelah kiri tidak lagi berada di tempatnya, di telinga kiriku… Anting-anting berbentuk sederhana dengan beberapa berlian itu sudah menjadi milik ku sejak aku belia..Aku menyayanginya..

Aku lalu meminta BG memutar arah mobil, dan kembali ke masjid… Aku tahu itu pasti menyebalkan..  Aku bilang pada BG, “Aku hanya ingin melakukan usaha terakhir meraih apa yang sudah menjadi milik ku sejak aku masih kanak-kanak.. Kalau nanti kita menemukan nya, alhamdulillah, benda itu masih menjadi milik ku.. Bila tidak, alhamdulillah juga, sampai di situ lah perjalanan nya bersama ku.. Insya Alloh aku ikhlas…  Sekarang temani aku, antarkan aku untuk melakukan upaya terakhir…

Kami lalu kembali ke masjid itu… Dan begitu tiba aku bergegas ke kamar mandi satu-satunya di masjid itu yang tadi aku gunakan untuk berwudhu…  Saat aku tiba, aku melihat seseorang baru saja keluar dari kamar mandi itu…, aku lalu masuk ke kamar mandi itu, daaaaannnnnnnnn…. Subhanallah, anting-anting kecil itu terletak begitu saja di lantai di tepi dinding kamar mandi…  Aku segera memungutnya, menyatukannya dengan pasangannya, dan segera menyimpannya dalam cosmetic pouch yang ada di dalam tas ku..  Aku ternyata masih diberi kesempatan untuk memilikinya…, menggunakannya…  Alhamdulillah…

Setelah mobil kembali dijalankan, aku memalingkan wajah ku pada BG dan berkata, “Terima kasih sudah memberi saya kesempatan melakukan upaya terakhir, sebelum pasrah dan mengikhlaskan…”

Jadi tetap lah berupaya dan berupaya, meski itu adalah upaya terakhir.. Karena hasil bukan wilayah kita, tapi wilayah Alloh SWT, penentu segala keputusan… ***

For : BG, this is d 1st time I mention your name in my blog.. I hope there’ll be many in future…

2 thoughts on “Paket Kelima…

  1. sungguh..! sy amat senang membaca cr berpikirmu. bgtlah sehrsnya sikap kt dlm berpasrah dr. berusaha semaksimal mungkin,sebatas kemampuan kt. dan,hasil akhirnya. meyakini itulah ketentuan-Nya. lalu,menerima dng iklas. ia yg ridho kepd-Nya, ridho-Nya akan menyertai jln hdpnya.. sy berhrp,smg mbak sondha mampu melangkah keperingkat yg lbh tinggi lg. pujilah Dia dlm segala hal. krn Dia penguasa tunggal seru sekalian alam. ia yg pandai memuji,ia akan terpuji.
    salam sejahtera,mbak sondha..!
    doaku selalu menyertaimu…!

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s