It’s A Beautiful Life….

Rangakaian kata2 ini tidaklah asing buat kita, yang sempat jadi penikmat musik di tahun 1990-an.. Yuuppp…. Itu salah satu judul lagu group music asal Swedia, Ace of Base.. Lyrics lagu ini memang indah…, sangat indah… Bahkan paduan music & lyrics dapat menebarkan rasa optimist bagi yang menikmatinya… Teman2 dapat menikmatinya di sini…

Tapi postingan kali ini bukan membahas lagunya Ace of Base itu, tapi tentang pikiranku tentang perasaanku.. Hmmmm……. Kok kesannya sok cerdas dan sok deep thinking yaaa… hehehehe… But, com’on my dear friends.. Give me chance to share it…!!!

Pikiran dan rasa ini muncul beberapa waktu yang lalu, ketika aku baru kembali dari suatu perjalanan., dan aku harus singgah di Hypermart di SKA Mal Pekanbarul buat makan malam dan juga membeli bahan makanan, karena saat meninggalkan rumah bahan makanan nyaris habis, dan aku juga minta tolong teman baikku untuk ”membersihkan” isi kulkasku.. Selesai belanja, aku duduk di Solaria yang berada di depan Hypermart, lalu memesan kwetiau goreng sapi, menu favorite-ku di Solaria…

Saat menunggu pesanan, aku memandang sekitar… Mengingat-ingat percakapan dengan adik2ku selama 2 minggu beristirahat di rumah mereka…Tiba2, aku bisa merasakan bahwa Meski Tidak Sempurna Hidupku Indah… Kok bisa begitu mikirnya…?

Ya… Hidupku memang belum sempurna…
Di usia segini aku belum menikah, apalagi punya anak-anak yang lucu, yang mengisi hidupku dengan tawa dan teriakan mereka…
Aku nyaris hidup sendiri dan acap kali merasa kesepian di kota ini, karena keluargaku tinggal di kota yang berbeda….
Karirku juga tidak istimewa…, banyak teman2 seangkatanku saat masuk kerja sudah memegang jabatan yang lebih tinggi dan strategis…
Keinginan buat menambah ilmu dan mempelajari hal-hal yang menjadi minatku seperti menulis dan photography, seringkali belum bisa menjadi prioritas untuk dilakukan…
Impianku untuk bisa berkelana ke Ancient World alias Eropa, juga belum terwujud…

Tapi… Alhamdulillah.. Aku tidak kekurangan.. Aku punya hidup yang nyaman, meski tak berlebihan…
Aku bisa memutuskan apa yang ingin kulakukan, dan apa yang tidak… Aku manusia bebas.. Otoritas yang nampaknya sepele, tapi sungguh, sungguh temanku, itu sangat berharga.. Bayangkan seandainya kita kehilangan kebebasan untuk melakukan kehendak kita yang paling sederhana.. Kehendak untuk memilih menu yang ingin kita santap, kehendak untuk pergi ke suatu tempat untuk menemui keluarga, sahabat atau teman… So, hidup ini indah karena kita punya kebebasan untuk melakukan kehendak kita… Dan kebebasan yang merupakan salah satu anugrah Sang Pencipta ini rasanya tak layak untuk ditukar dengan apa pun… Yang harus kita lakukan adalah bersyukur dan menjaga otoritas itu sehingga tetap dalam genggaman tangan kita, sampai saat perjanjian itu tiba..… Bukan begitu teman…?

Pics diambil dari sini

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s