Mohon Maaf Lahir dan Bathin…

MOHON MAAF LAHIR BATHIN….

Sebulan terakhir sederet kata ini amat sangat sering kita dengar..
Menjelang bulan Ramadhan, menjelang dan di hari-hari Idul Fitri..

shaking hand1Kenapa aku membahasnya….?
Pertama karena aku mendengar pengalaman temanku, pengalaman yang kerap kali terjadi di sekitar kita, bahkan pada diri kita… Cerita yang menyebalkan, tapi sering kali orang yang melakukannya, bahkan mungkin juga kita, gak sadar kalo itu menyebalkan dan menyakiti orang lain..
Kedua, karena aku juga mendapat ucapan maaf lahir bathin yang membuat aku terpana pada saat lebaran yang lalu…

This is d 1st5 story, Anny’s story :

Beberapa hari sebelum Idul Fitri, seorang temannya yang sudah dibantu menyelesaikan pekerjaan, menyuruh anak buahnya mengantarkan fee atas pekerjaan yang sudah Anny lakukan. Fee itu diantarkan dalam amplop tertutup. Sebagaimana etika yang berlaku umum, amplop baru dibuka Anny setelah orang yang mengantar berlalu. Saat dibuka, ya ampuuunnn, ternyata nilainya hanya 0.167% dari nilai pekerjaan yang sudah diurus. Padahal aturan yang berlaku umum, fee untuk pekerjaan yang dilakukan sekitar 4%, atau paling minimal 2%. Anny lalu menghubungi orang yang telah mengantarkan fee tersebut, ternyata dia gak tau apa2, karena saat diberikan pada dia, amplop sudah direkatkan. Anny lalu minta dia menanyakan pada bossnya, mengenai jumlah yang diberikan pada Anny… Bossnya itu bilang uangnya udah gak ada.

Saat Anny menanyakan KEPANTASAN-nya, jawabnya <em>”Ya mau bagaimana lagi, uangnya sudah gak ada. Maaf lahir bathin yaa…”

Anny bilang ke aku : “Kok bisa ya ‘Ndha, orang memperlakukan orang lain semaunya sendiri, trus ngomong Maaf Lahir Bathin…? Emang kalo udah ngerjain orang, kita bisa dengan entengnya bilang minta maaf? Gakkk tanggung jawab kali orang itu…!”

Aku cuma jawab : “Mau apa lagi, Anny? Masa kita mau marah2, terus… Capek lah marah2 sama orang yang gak punya hati… Kitanya sakit, dianya siyy happy2 aja… Udah aahhhh.., ntar kamu yang rugi sendiri.. Mudah2an aja orang itu dibukakan pintu hatinya, dilapangkan rezekinya, sehingga lain kali tidak seperti itu sama orang2 yang sudah dia manfaatkan tenaganya, otaknya..”

Cerita kedua, ceritaku :

Pada hari Idul Fitri yang lalu, aku seperti juga kebanyakan orang, mengirimkan SMS selamat lebaran dan permohonan maaf kepada teman dan relasi yang nomor2 hp nya tersimpan dalam phonebook-ku. Termasuk pada seorang teman lama yang pernah mewarnai hari2ku bertahun2 yang lalu.. Kita sebenarnya tetap berteman meski tidak intens. Hanya sesekali bertanya kalo ada yang perlu dipertanyakan, atau sesekali bertegur sapa.. Justru menurut aku, kita harus mampu bersikap sebagai teman sewajarnya, dengan sikap dan kepribadian kita. SMS yang kukirimkan ke temanku itu sama persis dengan yang kukirimkan ke orang-orang lain, wong itu SMS massal…

Tapi ndilalah kok aku dapat balasannya lebih kurang begini :
“Ketulusan cinta yang sesungguhnya adalah memaafkan dan mengikhlaskan…” Gubbbbrrrraaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkksssssssssssssssss…………..
Aku sampai bengong bacanya….
Apa ini SMS salah alamat yaaa…?
Cinta apa? Cinta siapa?
Apa yang mau dimaafkan, apa yang mau diikhlaskan…?
Kesalahpahaman yang menyangkut soal hati yang terjadi bertahun2 yang lalu kan sudah dibahas beberapa tahun yang lalu. Juga sudah saling minta maaf dan memaafkan…
Kok rasanya SMS ini jadi lebay sekali yaa…?
Kok malah seperti menggores di luka lama yang bekasnya pun nyaris tak terlihat…?
Entah lah… Kita memang tidak pernah bisa mengerti orang lain secara utuh.. Meski orang itu rasanya pernah begitu mengerti kita dan kita mengerti…

Anyway….. Teman2.., mumpung masihh bulan Syawal.. Mohon maaf lahir bathin yaaa…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s