Never Give Up Mother

Setelah terbaring di RS 3 hari, Mama mulai mengikuti sesi fisioterapi… Mula2 bagian tubuh Mama yang gak bisa digerakkan disinar pake lampu infrared, lalu dimassage terus digerak2kan… Pada sesi ketiga, Mama mulai dilatih untuk berjalan.. Karena belum bisa digerakkan, kaki Mama disorong2 oleh si fisioterapist.. Di luar sesi fisioterapi Mama kerap melatih sendiri tubuhnya…

Sabtu malam, untuk membuat Mama merasa nyaman selagi ditinggal Tati mandi, tangan dan kaki Mama dipijat pelan2 oleh Kak Tina… Tiba2 Mama mampu menggerakkan engsel bahu kanan dan juga mampu sedikit menekukkan lutut. Tadinya gak bisa digerakkan sama sekali… Mama kembali jadi optimis…. Besok paginya Mama jadi makin semangat belajar menggunakan tongkat, berlatih untuk bias berjalan kembali…

Hari selasa 26 Juli jam 19an, kata Papi David, Mama sudah bisa menggerakkan sikunya, bahkan siangnya Mama sudah mau dibawa muter2 dengan kursi roda di Sun Plaza, her most favorite place 2 hang out..

She’s really really never give up Mother…., meski kadang ada tangis dan keluh kesah… Benar kata Papi David beberapa hari yang lalu.. “Kakak pikir dari mana kita mendapatkan semangat hidup yang menggebu2 dan tidak mau menyerah pada cobaan hidup ?” Yup… We’ve inherited it from U, Mom…***

One thought on “Never Give Up Mother

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s