La Cité de la Musique

Apa itu La Cite’ de la Musique…? Itu nama sebuah tempat di Paris, tepatnya di La Villette quarter, 19th Arrondissement, Paris.   Artinya, Kota Musik..

Alhamdulillah Perjalananku pada akhir Agustus 2014 yang lalu sampai ke tempat ini..  Tempat yang luar biasa..  Tempat bisa jadi inspirasi bagi negeri yang menghargai seni pertunjukan, musik khususnya, yang ingin industri musiknya berkembang dengan luar biasa…  untuk hal ini, kata “baik” rasanya gak cukup

Ya, di tempat ini ada tempat pertunjukan musik, mulai dari pagung di ruang terbuka, tempat festival musik bisa diadakan.. Ada amphi teater, untuk pertunjukan musik di ruang tertutup.  Juga ada museum musik yang berisi berbagai peralatan musik sejak abad ke 15.. Bahkan dilengkapi dengan perpustakaan dan sebuah toko cantik yang menjual buku-buku musik, buku tentang musik dan koleksi-koleksi CD..  Tempat ini dirancang oleh arsitek Christian de Portzamparc , dan dibuka untuk umum mulai tahun 1995.

Museum Musik 2a

Tempat ini benar-benar keren bagi pencinta musik sejati.. Must visit kalo ke Paris…  Apa lagi lingkungan di sekitarnya nyaman banget deehhh, banyak bistro-bistro cantik…

Museum ini sesungguhnya tidak terlalu luas… Tapi menampilkan banyak koleksi di ruang yang bertingkat-tingkat… Mungkin untuk menjaga agar kondisi koleksinya bisa terjaga dengan baik…, ruang-ruang di sini pencahayaannya agak minim… Dan karena saat aku berkunjung, tak banyak pengunjung lain, ada rasa sepi.., rada-rada seram… Apa lagi petugas juga tak banyak… 😀

Di museum ini, story behind the object semua menggunakan bahasa Perancis..  Tapi jangan takut..  Di pintu masuk museum kita akan diberi peralatan pembantu, berupa ear phone dan sebuah alat seperti remote TV yang memuat sederet tombol-tombol bertuliskan angka.. Sebelumnya kita akan ditanya, bahasa apa yang akan kita gunakan.. Pilihannya hanya 2.. Bahasa Inggris atau Bahasa Perancis..  Kagag ade pilihan Bahasa Indonesia, apa lagi Bahasa Batak, Bahasa Melayu, Bahasa Jawa atau Bahasa Sunda… Hahahaha… just kidding  Jadi kalau kita melihat sebuah koleksi yang dipamerkan, dan kita ingin tahu apa siyy benda itu, kita tinggal menekan tombol yang bertuliskan angka sesuai dengan angka yang terdapat di deskripsi objek berbahasa Perancis.  Keren yaa… Jadi kita bisa menikmati seluruh koleksi secara personal.. Kita mau berlama-lama melihat sebuah koleksi dan mengulang-ngulang mendengar penjelasannya, atau mau selintas saja, terserah kita…

Apa yang aku lihat di museum ini…?

Koleksi di museum ini disusun menurut jenis dan periode waktu…

Piano a

Di ruang awal, ada koleksi alat musik yang digunakan pada abad ke 15, sejenis piano atau generasi awal dari alat musik sejenis piano..  Bentuknya macam-macam…  Juga ornamen penghiasnya.. Benar-benar benda seni yang menunjukkan betapa artistiknya seniman Perancis di masa itu.. Betapa mewahnya kehidupan bangsawan Perancis.. lupakan sejenak tentang catatan sejarah, bahwa di luar istana rakyatnya menderita

Museum Musik 3a

Ruang-ruang selanjutnya memamerkan koleksi berbagai alat musik gesek, petik, tiup… Ada biola Stradivarius dari zaman ke zaman.., Gitar.. Bass, Flute, akordeon, juga harpa2 yang cantik…  Sungguh koleksi yang memanjakan mata, dan memperkaya khasanah…

Musik modern aDi lantai lebih atas, yang lebih sepi lagi… Ada koleksi alat musik modern.. Modern dibanding abad ke 15.. hehehe.. Dibanding zaman sekarang maahh, jadul… :D  Ada juga mesin perekam jaman Opung-opung kita.. Ngeliatnya langsung kebayang  mainframe, alias komputer jadul, yang gedenya sebesar kamar entah berapa kali  berapa..

Setelah sampai di lantai tersebut, jangan balik arah kalau mau keluar… Ikutin saja jalurnya yang sudah diatur di museum ini… Kenapa…? Karena menjelang pintu keluar kita bisa melihat koleksi World Music.. Ya, peralatan musik dari berbagai belahan dunia selain Eropa..  Kita bisa melihat alat musik Timur Tengah, Asia Timur dan Afrika..  Alat-alat musik ini terkesan sederhana dibanding alat-alat musik  Eropa yang mewah, yang berkembang di seputar istana-istana kerajaan Eropa…  Tapi sungguh, alat musik-alat musik itu cantik dalam kesederhanaannya…  Menunjukkan local genius.. Pengenalan yang luar biasa terhadap alam.., karena ada yang terbuat dari cangkang makhluk laut, kulit hewan.. Kita harusnya bangga…

World Music a

Ngomong-ngomong, kapan ya di Indonesia akan dibuat Museum Musik yang memamerkan koleksi peralatan musik dari berbagai etnis di Indonesia…? Pasti butuh komitmen yang luar biasa untuk membangunnya.. Karena, bangsa yang Bhinenna Tunggal Ika ini terdiri dari banyak etnis, dengan keragaman budaya yang luar biasa.., pasti punya banyak alat musik yang cantik… Buat bekal pengetahuan untuk generasi penerus, yang mungkin beratus tahun dari sekarang, seharusnya itu layak dilakukan..  Tapi melihat generasi sekarang yang didominasi oleh tentera perut.., rasanya entah laahhhh…. uuuppppsssss…, stop rasa putus asa.. just do our best ajah…***

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s