Ke Negeri Laskar Pelangi… (2)

Ini cerita tentang perjalanan hari ke dua dan hari ketiga kunjungan ke Belitong…, Negeri Laskar Pelangi…  Lanjutan dari tulisan yang ini

Hari kedua adalah hari bekerja…  Pada hari kedua ini dilaksanakan Rakorbang di Aula Kantor Bupati Belitung..  Jadi gak ada acara jalan-jalan.. Dari pagi sampai malam, urusan kerjaan…, bareng-bareng dengan teman-teman dari SKPD lain dan juga teman-teman dari Bappeda Provinsi Riau..

Apa yang berkesan dari rapat ini… ?  Ada dua…

Yang pertama, saat menunggu acara dimulai, ada pertunjukan musik daerah, yang dimainkan oleh 2 orang bapak-bapak tua…  Saat aku pasang fotonya di FB, ada teman yang komen.. “Kenapa yang main musik meuni aki-aki?”.. Hahahaha…

Kesan yang kedua…, snack yang disediakan pantia isinya hanya kue2 yang manis.. dan salah satunya donat… Kesannya daerah ini gak punya cukup kekayaan kuliner kue-kuean… Gak seperti di Riau.. Kue-kuenya macam-macam…, dan enak-enak… dasar si perut karet

Rumah Makan Pribumi aTapi saat makan siang, aku sempat diajak keluar dari tempat rapat sama salah satu Kepala Dinas, yang dulu pernah jadi atasan ku.. Makan kemana? Rumah Makan Pribumi..

Rumah Makan Pribumi, penataannya benar-benar seperti rumah makan tradional.. Seperti ruang tamu sebuah rumah yang dibuka jadi tempat makan.. Lokasinya di Jalan Penghulu No. 21 Tanjung Pandan.  Apa yang dihidangkan di sana…? Ikan laut yang disemur…  Daging kepiting yang diorak-orik dengan telur.. Sementara cangkang kepiting diisi dengan campuran tepung, telur yang dibumbu, lalu dikukus dan digoreng.. Rasanya enak.. Tapi harga makanan di sini mehong…. Untuk makan 3 orang dan 4 gelas es jeruk, tagihannya sekitar IDR450K..  Mehong-nya makin kerasa bila dibanding dengan RM Timpo Dulu..  Di hari ketiga, aku ke sana dengan 6 orang teman, tagihannya hanya sekitar IDR300K..

Oh ya, saat rapat aku juga bertemu dengan teman-teman dari instansi yang ngurus Pariwisata dari Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Sumatera Selatan..  Saat rapat, Yoen Roesli bersama temannya, memberi saran agar aku pergi ke Belitung Timur..  Karena di situlah Negeri Laskar Pelangi yang sebenarnya…  Temannya Yoen, perempuan dan masih muda itu ternyata  Kepala Bappeda Kabupaten Belitung Timur.  Beliau juga merekomendasikan kenalannya yang menyediakan rental mobil sekaligus menjual paket wisata.. Namanya pak Robby, nomor telponnya 081929642156.

Selesai rapat, aku menghubungi pak Robby untuk tahu berapa harga yang dia tawarkan.. Sewa mobil avanza, IDR600K, include BBM.  Klo plus makan dan lain2, harganya bisa dinego…   Karena menurut aku harganya pantas.. Aku lalu menghubungi teman-teman dari Dinas CK, siapa tahu mereka mau sharing..  Mereka serombongan, masih muda-muda, dan memang bilang berencana untuk pergi juga ke Belitung Timur di hari ketiga.. Ternyata mereka udah pesan mobil, dan mereka nawarin agar aku bergabung dengan mereka saja..

Mie Atep 1Jadilah hari ketiga aku pergi ke Belitong Timur dengan teman-teman dari Cipta Karya..   Sebelumnya, kami singgah ke Mie Atep.. Mie yang kondang di Tanjung Pandan…  Mie ini berlokasi di Jl. Sriwijaya No, 27, di pusat kota.. Gak jauh dari Tugu Satam..  Apa istimewanya mie atep…  Klo yang pernah ke Medan dan menikmati mie Meng-meng…, ya kira-kira mie atep seperti itu.. Hanya mie medan kuahnya lebih kental karena pakai tepung maizena, kayaknya..  Dan mie Medan juga lebih spicy, karena kuahnya terbuat dari kaldu kulit udang…

Di Belitung Timur mau kemana aja siyy….??? Ada beberapa lokasi yang must visit di sini…  Semuanya berada di Kampung Gantong dan Kota Manggar..  Berapa jauh siyy perjalanan dari Tanjung Pandang ke Kampung Gantong, tempat tujuan pertama…? Lebih kurang 90-an kilometer..  Tapi jangan takut… Jalannya mulus… Gak ada lubang.. Ini yang membuat pariwisata bisa berkembang dengan baik di pulau ini.. Tak ada jalan yang buruk…  Ada hal yang unik… Karena film Laskar Pelangi membuat Belitung, terutama Kampung Gantong dan Kota Manggar, terkenal di Indonesia, bahkan di mancanegara, begitu kita memasuki wilayah Kabupaten Belitung Timur, nuansa pelangi terasa dimana-mana…  bahkan tiang listrik di sepanjang jalan menuju Kampung Gantong dan Kota Manggar juga dicat warna pelangi yang mejikuhibiniu.. 😀

Kampung Gantong, menurut cerita supir yang sekaligus menjadi guide kami, adalah kampung Adrea Hirata, penulis buku Laskar Pelangi..  Menurut pak supir, semua teman-teman si Ikal yang ada di film tersebut juga tinggal di Gantong..

SD Muhammadiah Gantong a1

Apa yang bisa dilihat di Gantong…? Replika SD Muhammadiah Gantong, yang menjadi lokasi pembuatan film Laskar Pelangi..  SD yang berada di bukit berpasir, dengan dinding nyaris rubuh disangga 2 pokok kayu…  Di kaki bukit pasir juga terdapat susunan kayu-kayu.., tempat Ikal dan teman-temannya bermain..  Mengunjungi replika sekolah ini membuat kita bisa merasakan keterbatasan, yang justru menjadi tantangan bagi Ikal..   Oh ya… di kaki bukit pasir, dekat tempat parkir kendaraan ada mesjid mungil, berbahan kayu, lagi-lagi dengan nuansa pelangi..  Cantik..

Museum Kata a1

Dari Gantong kami melanjutkan perjalanan ke Museum Kata di Kota Manggar…  Apa isinya…? Foto-foto dan property  film Laskar Pelangi…  Cerita di balik buku Laskar Pelangi..  Dan sepertinya ada bagian yang ingin dijadikan tempat mengenalkan bukusebagai jendela dunia..  Di museum ini kami sempat duduk, menikmati suasana, dan memesan teh serta goreng pisang yang dibuat di dapur tradisional…   Dan bukan hanya kami yang melakukan itu, sebagian besar pengunjung yang ada di situ juga melakukannya…

Puas menikmati ruangan demi ruangan… tulisan demi tulisan…, juga duduk-duduk di bagian belakang Museum Kata, kami melanjutkan perjalanan ke Cafe Vega untuk makan siang..  Dalam perjalanan, kami singgah ke rumah milik bapak Basuki Tjahaja Purnama alias pak Ahok, yang dijadikan Sanggar Batik Simpor.. Namun lagi-lagi harga sepotong kain batik dengan bahan yang menurutku biasa, dibandrol IDR250K..   Mahal….

Cafe Vega a1Sebenarnya kami ingin singgah juga di salah satu kedai kopi khas Manggar yang banyak terdapat di kota tersebut.. Tapi perut sudah terlalu lapar…, dan hari pun gerimis..  Jadi kami langsung ke Cafe Vega..  Apa istimewanya Cafe Vega?

Cafe ini berada di tepi danau yang dulunya merupakan galian timah…Danau yang salah satu ujungnya berakhir ke pantai Serdang..  Bahkan menurut pak supir, pemilik Cafe Vega ini dulunya juga pegawai PN. Timah..  Salah satu bangunan di Cafe Vega berbentuk seperi haluan kapal, menghadap ke danau.. Yang ingin berfoto ala Tictanic…., sile…😀

Oh ya, di Cafe Vega ini, pada hari tertentu juga tersedia paket wisata Mangrove..  Di pelataran di halaman depannya juga ada yang menjual baju kaus dengan logo film Laskar Pelangi.  Katanya, penggunaan logo-logo ini sudah se-izin Andrea Hirata..

Pantai SamakUsai makan…, kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Serdang..  Pantai ini tak jauh beda dengan pantai-pantai lain di Indonesia… Pasirnya tak terlalu bersih..  Mungkin karena banyak vegetasi di sekitarnya..  Di pantai ini ada banyak perahu.., persis seperti jukung di Bali..   Uniknya, di bagian depan perahu terdapat kayu melintang, yang di sisi kanannya ada kayu berbetuk burung..  Kata pak supir, perahu di situ namanya perahu kater…  dan kayu melintang dengan kayu berbentuk burung itu adalah tempat melilitkan tali jangkar, saat perahu akan berhenti di tengah laut…

Puas melihat-lihat pantai…, dan gerimis mulai berubah menjadi hujan…  Kami melanjutkan perjalanan… Kemana…? Pulang ke Tanjung Pandan.. Tapi mutar-mutar dulu di Kota Manggar, tanpa turun dari mobil..  Kemana aja..? Melihat daerah kediaman Bupati Belitung Timur, Bapak Basuni, adiknya pak Ahok, di perbukitan yang menghadap ke laut.. Juga melihat bekas pemukiman pegawai PN. Timah..  Sempat singgah juga ke kelenteng yang juga berada di perbukitan…

Perjalanan sehari yang menyenangkan… ***

3 thoughts on “Ke Negeri Laskar Pelangi… (2)

    1. Bila ada kesempatan, pergilah menjelajahi negeri, Tanti…
      In shaa Allah membuat kita terkagum2 dan bersyukur akan karunia Allah pada negeri kita..
      Dan bikin kita semakin cinta tanah air…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s