Suatu Sore di Teluk Meranti…

Teluk Meranti….?  Dimana itu…. ?

Sunset

Teluk Meranti itu nama sebuah kecamatan di tepi sungai Kampar di Kabupaten Pelelawan, Provinsi Riau..  Kira-kira 280 km dari Pekanbaru, melalui Lintas Timur Pulau Sumatera, kira-kira  2 jam perjalanan.. Lalu nanti di daerah yang dinamakan Simpang Bunut (arah ke Kecamatan Bunut), kita belok.. Ya, jalan itu sekarang diberi nama jalan Lintas Bono.. Kita jalan lagi sekitar 1,5 jam..

Ngapain ke sana….?  Ngeliat salah satu fasilitas pariwisata yang sedang dibangun di sana…

Ceritanya Teluk Meranti itu sekarang menjadi salah satu obyek wisata minta khusus yang sedang dikembangkan…  Minat khusus…? Ya, di Teluk Meranti ada fenomena alam yang unik, dan tak banyak terjadi di belahan dunia lain…  BONO…

Bono adalah gelombang yang terbentuk akibat arus dari  laut yang masuk ke sungai, yang bisa terjadi 2 kali sehari..  Namun mengikut siklus bulan, ada saatnya bono hadir dalam wujud yang kecil, dan akan hadir dalam wujud yang sangat besar pada masa-masa bulan purnama…   Adanya gelombang yang besar, dahulu acap kali menjadi bencana, karena bisa membalikkan kapal maupun perahu yang sedang menyusuri Sungai Kampar di kawasan Teluk Meranti..  Namun kini gelombang yang besar itu justru menjadi mainan para surfer…  Ya, para surfer menyenangi bono karena gelombang yang panjang membuat meraka bisa berselancar berjam-jam, yang tak bisa mereka lakukan di laut…

Teman-teman mungkin sudah pernah melihat orang berselancar di Bono yang ditayangkan dalam iklan Jarum..  Atau kalau mau, teman-teman bisa lihat di sini..

So, kemaren pagi-pagi sekali.. Aku bersama 3 rekan kerja plus seorang driver bergerak menuju Teluk Meranti…  Kami sampai di Teluk Meranti sekitar jam 12 siang…  Kami tak bisa langsung menuju lokai fasilitas yang mau dilihat… Kenapa…? Karena, fasilitas itu berada di sebuah tanjung di tepi bahagian sungai tempat bono yang sangat besar terjadi..  Untuk ke lokasi tersebut kami harus naik kapal pompong (perahu kecil yang digerakkan dengan mesin yang berbunyi “pong pong pong”) selama lebih kurang 20 menit..  Dan karena bono pada hari itu diperkirakan akan muncuk jam 3 sore, maka agar tak membahayakan diri, kami baru bisa menuju lokasi setelah bono lewat…

Setelah menunggu selama hampir 4 jam…  Yang diisi dengan acara makan siang yang nikmat berlauk udang sungai dan ikan sepat…, menjelang jam 4 sore, akhirnya bomo itu muncul…  Sesuai siklusnya, bono yang datang siang itu adalah bono kecil, tapi tetap berbahaya…, karena bisa menggulung perahu…

Seperti apa siyy bono kecil yang aku lihat…?  Ini fenomena yang sempat aku lihat dari kejauhan…

Bono Kecil

Hmmmmm…, sungguh bono merupakan fenomena yang aneh…  Fenomena dimana gelombang air yang terlihat seperti  buih bergerak di atas permukaan air dan di mataku terlihat seperti naga…  Sungguh it’s like a ghost….  Mengerikan…

Setelah bono lewat, kami pun melanjutkan perjalanan…  Menyusuri sungai Kampar selama lebih kurang 20 menit…  Sungguh sungai yang indah…., namun penuh misteri tak tahu apa yang bisa terjadi ketika bono muncul…

Begitu sampai di tanjung yang menjadi lokasi pembangunan, kami bergegas melakukan tugas…  Tapi kami tak bisa berlama-lama…  Karena matahari sudah mulai tergelincir… Hari mulai senja…  Kami harus segera kembali ke Desa Teluk Meranti…

Bergegas meninggalkan tanjung...
Bergegas meninggalkan tanjung…

Sesampai di Desa Teluk Meranti kami duduk-duduk di teras rumah makan, tempat kami makan siang, dan duduk-duduk sejak siang menunggu bono lewat…  Teras yang berada di atas permukaan air itu begitu nyaman..  Langit yang mulai gelap…  Keheningan yang hadir  memberikan rasa nyaman di ruang pendengaran…, di hati…

Sunset
Sunset on Kampar River..

Kalau sudah begitu, tanya yang kerap hadir di hatiku hampir 2 tahun terakhir ini kembali menyeruak…  “Apa yang dicari manusia di muka bumi ini…?  Bukan kah keheningan yang sederhana  terasa begitu nyaman di hati…?  Bukan kah kesederhanaan itu indah…? Lalu mengapa harus mengejar-ngejar bayang-bayang dan meninggalkan kesederhanaan hidup…?”  Entah laaahhh….

Oh ya.., bagi teman-teman yang suka melihat sesuatu yang unik…, atau senang fotografi? Pada tanggal 17 November 2013, Pemerintah Kabupaten Pelelawan akan mengadakan Bekudo Bono (Berkuda Bono atau Riding the Bono).. Pada tanggal tersebut diperkirakan akan terjadi bono terbesar di bulan ini…  Dan ada photo contest nya juga…  Denger-denger, sudah banyak surfer manca negara yang mandaftarkan diri untuk hadir.  Pastilah itu akan jadi event yang seru…  Yuukkk, lihat yuuukkk…  ***

2 thoughts on “Suatu Sore di Teluk Meranti…

  1. Lia jadi pengen lihat festival Bekudo Bono itu Tati. Tapi sayangnya eventnya di hari kerja ya, ga dapat cuti dari kantor huhuhu. Semoga next time bisa berkunjung ke sana deh buat lihat Bono secara langsung😀

    1. @ Lianda Marta..

      Fenomena bono terjadi dua kali sehari.. siang menjelang sore, dan dini hari.. Tapi bono terbesar terjadi pada hari-hari bulan purnama.. Jadi gak harus bulan ini pun Lia bisa ke sana untuk melihat..

      Hanya saja, akhir pekan ini, Pemerintah Kabupaten Pelelawan mengadakan event lomba surfing professional dan amatir, juga foto contest dan berbagai perlombaan lainnya..

      Ayo kapan2 janjian bareng ke sana.. Nginap… Biar bisa merasakan keheningan desa Teluk Meranti.., mumpung belum terkena hingar bingar yang biasanya hadir sebagai dampak pariwisata..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s