Pecel Kembang Turi…

Turi….?  Apa itu….?

Gak terlalu lazim ya kita dengar… Kecuali mungkin buat teman-teman yang tinggal di sekitar Jawa Tengah, atau teman-teman yang memang beretnis Jawa…

Turi memang sejenis tanaman..  Nama latinnya Sesbania grandiflora syn. Aeschynomene grandiflora.  Biasanya pohon ini mudah ditemui di tepi-tepi jalan, karena sering berfungsi sebagai peneduh..  Tapi ternyata bunganya bisa dimakan, disajikan sebagai sayuran dikasi bumbu pecel…, Pecel kembang turi…
Aku tak pernah tahu sebelumnya kalau bunga turi bisa dimakan…  Bahkan yang mana pohonnya pun sebelumnya tak begitu jelas bagiku.. , karena mirip dengan pohon petai cina alias lamtoro… Maklum secara klasifikasi tanaman, keduanya masih satu famili Fabaceae.

Aku mengenal Pecel kembang turi saat sekolah di Yogya, sekitar tahun 1999 – 2001.  Sebagai makhluk lasak dan kaki panjang, Pasar Bringharjo pasti lah jadi salah satu tempat di Yogya yang kerap aku kunjungi..  Naaahhhhh, sebagai makhluk yang  juga pemamahbiak kelas kakap (hahahahaaaa… a confession) dan memegang prinsip anything that can not kill you, gonna make you stronger” , aku juga suka mencoba-coba makanan…  Aku pun mencoba pecel yang dijajakan di emperan Pasa Bringharjo…

Seorang Penjual Pecel Kembang Turi di Depan Pasar Bringharjo

Sayur mayur yang dihidangkan ada yang  tak jamak bagi ku sebelumnya… Kembang turi dan ada juga kecipir alias Psophocarpus tetragonolobus.  Tapi sumpe lhooo…, rasanya enak… krenyes krenyes…. Hahahahaaaa… Dan ternyata manfaatnya juga bagus buat kesehatan…   Kecipir bisa  jadi obat radang anak telinga…

Rasanya yang unik dan belum nemu di tempat lain, membuat aku menjadikan pecel kembang turi sebagai “must-eat-food” bila berkunjung ke Yogya, sebagaimana Guded Yu  Djum  di Wijilan dan Gudeg Bu Ahmad di Selokan Mataram..   Lagi pula seru juga rasanya makan di emperan pasar, sambil minum es degan dan diramaikan dengan suara  pengamen yang berganti-ganti namun tak henti-henti…

Menikmati Pecel Kembang Turi, ditemani segelas es degan dan nyanyian pengamen…

Kalau teman-teman ke Yogya, cobain deehhh… Jangan takut menikmati makanan tradisional  dan dijual di pinggir jalan.. Pakai saja prinsip anything that can not kill you, gonna make you stronger”, yaaa….😀 ***

2 thoughts on “Pecel Kembang Turi…

    1. @ kak Monda : waaahhhhh enaknya.. di sini enggak ada…. jadi klo aku ke Yogya, aku berusaha bisa menikmatinya… di daerah mana di Jakarta kak? siapa tahu klo pas kaki sampai melangkah ke daerah sana, bisa aku coba cari… heheheheee…

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s