Ramayana Ballet Prambanan…

Pagi hari  tanggal 13 Oktober 2012, sebelum aku berangkat ke Solo aku sempat ngobrol by phone  dengan mba Wik, lengkapnya mba Widya Nayati, salah satu arkeolog, yang sudah seperti kakak buat ku.  Begitu tahu aku mau ke Solo numpak sepur, mba Wik bilang, “Kamu ntar pulang dari Solo, turun di Prambanan aja.. Terus naik ojeg ya ke Prambanan, bilang sama tukang ojeg ke Gedung Tri Murti.”  Ada Festival Ramayana, kita nonton Ramayana Ballet Prambanan..

Namun kereta api yang aku tumpangi lagi minta perhatian dari PJKA  kayaknya..😀.  Kereta apinya ngambeg saat kami singgah di stasiun Klaten, lebih dari satu jam…  Lalu gak jauh dari Klaten, di tengah persawahan, kereta apinya ngadat lagi… Hikssss…  Udah gitu, ternyata gak singgah pula di stasiun Prambanan..  Jadilah aku turun di stasiun Maguwo yang berada di sekitar Bandara Adi Sucipto, menjelang magrib…

Trus gimana ke Prambanannya….??  Naik ojeg jeg jeg jeg….  Berapa duit…? Dua puluh lima ribu rupiah…   Ini harga yang pantas, menurut aku.. Secara jarak yang ditempuh lumayan jauh, bok….   15 kilometer, ada kali..  Mana pakai acara nyari-nyari pula..  Iya, gedung Trimurti tidak berada di lokasi yang sama dengan kompleks Candi Prambanan… Kalau kita datang dari arah Yogyakarta,  kita belok ke arah utara sebelum kita melintasi sungai persis sebelum sampai ke kompleks Candi Prambanan..  Yaaa…., gedung Trimurti dan kompleks Candi Prambanan dipisahkan oleh sungai…

Aku sampai di gedung Tri Murti saat magrib…   Mba Wik dan 3 staff nya sudah berada di halaman depan gedung Trimurti..  Pameran yang merupakan bagian dari Festival Ramayana sudah tutup… Hiksss…..

Mba Wik langsung mengajak aku dan staff beliau ke restoran yang berada di utara gedung Trimurti… Restoran tersebut terdiri dari beberapa bale…, dengan beberapa set meja makan tersusun cantik di halamannya menghadap “Kompleks Candi Prambanan”..  Sungguh makan malam yang istimewa, suasananya…  Makanannya enak, tapi gak luar biasa… Standard, kalo menurut aku…  Menunya campuran… ada masakan Eropa, Chinesse ada pula Gudeg…😀

Makan malam derngan pemandangan Candi Prambanan.. What a romantic dinner for people in love…

Selesai makan malam yang menyenangkan, mba Wik  mengajak aku dan staf-staf beliau ke teater terbuka…  Tempat  Ramayana Ballet Prambanan akan ditampilkan…

Apa siyyy Ramayana Ballet Prambanan….??

Ramayana Ballet Prambanan adalah pertunjukan sendratari Ramayana yang dilakukan di Kompleks Gedung Trimurti yang berdampingan dengan  Candi Prambanan.., dimana pertunjukan di sini dilakukan di teater terbuka dengan memanfaatkan pemandangan Candi Prambanan sebagai latar belakang…

Menurut tulisan Bung Karno, Presiden Indonesia Pertama pada 25 Agustus 1961, yang ditampilkan di beberapa bagian tempat petrunjukan…

“Ballet Ramayana adalah satu pertjobaan (good effort) untuk membawa seni-pentas Indonesia ke taraf jang lebih tinggi”

Buat teman-teman generasi setelah EYD alias Ejaan Yang Disempurnakan  tahun 1974, mungkin bingung ya baca tulisan itu… Tapi perlu tau donkkk…😀

Harga Tiket Pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan

Ramayan Ballet Prambanan tidak diadakan setiap hari…  Kalau teman-teman akan berkunjung ke Yogya dan ingin menonton pertunjukan ini,  coba lihat jadwalnya di website Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko  ini… Siapa tahu pas dengan jadwal pertunjukan…

Berapa harga tiketnya…?  Pada saat aku kesana, aku sempat memotret daftar harga  yang tertulis samping di ticket box..  Larang alias mahal yaaa….?? Klo menurut aku yang udah melihat pertunjukannya, ya enggak laahhh…   Wajar…  Karena ada banyak pihak yang terlibat dan pantas mendapatkan imbalan dari apa yang mereka berikan bagi penonton.. Ada para penari yang penampilannya luar biasa, juga para pemain musik dan orang-orang yang bekerja sebagai tenaga pendukung, seperti penata lampu, penata suara, sampai petugas kebersihan dan keamanan…  Lagi pula masa kita tidak mau menghargai kinerja seniman kita sendiri… Masa harus wisatawan asing saja yang menikmati karya seni anak negeri… Rugi laaahhh…  Nanti orang asing paham dan bisa mengapresiasi seni dan budaya kita, sementara kitanya sibuk mengembangkan seni yang berorientasi ke barat sana…

Pada saat aku menyaksikan Ramayana Ballet Prambanan, yang tampil bukan lah para seniman  yang biasa melakukan pertunjukan di situ… Tapi para peserta Festival Ramayana, yang diikuti oleh utusan 8 Provinsi di Indonesia..  Dan malam itu yang tampil adalah utusan dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Jawa Tengah..

Hanoman Obong…

Saat Kalimantan yang tampil, hmmmmm aku rasanya seperti melihat pertunjukan ludruk di televisi.. Sorry to say that…  Tapi saat melihat penampilan dari Provinsi Jawa Tengah…. waaaaaaaw, keren banget….  Selain karena yang ditampilkan adalah episode Hanoman Duta, yang mengambarkan Hanoman si monyet ,bule menjadi duta Rama untuk menemui Rahwana di Alengkadirja, dan berakhir dengan Hanoman Obong alias Hanoman dibakar, dan membakar bangunan-bangunan di Alengkadirja, sehingga pertunjukan juga dilengkapi dengan bakar-bakaran…, penampilan kontingen Jawa tengah benar-benar indah,  gerak penarinya yang halus dan detail, busana yang indah, juga musik dan suara penembang yang  merdu…..  Komplit banget… Dengar-dengar, para penarinya adalah para sarjana Sekolah Tinggi Karawitan Solo, dan dibina oleh salah satu putri Kraton Surakarta…

Kontingen Jawa Tengah setelah pertunjukan..

Sungguh saat kontingen Provinsi Jawa Tengah yang tampil, mata ku sepenuhnya terbuka lebar… Meski tubuh sudah sangat lelah karena sudah jalan-jalan seharian…  Tidak demikian saat kontingen provinsi lain tampil sebelumnya, aku sempat beberapa kali tertidur dalam duduk, lalu terbangun dan kembali nonton… Hehehehee…

Buat teman-teman yang mau berkunjung ke Yogya, sempatin nonton pertunjukan ini… Dijamin tidak rugi…, yang tidak nonton justru rugi…  😀 ***

5 thoughts on “Ramayana Ballet Prambanan…

    1. Tapi tentu ada sensasi yang berbeda menonton di udara terbuka dengan candi prambanan sebagai latar…
      Masing-masing bisa menawarkan daya tarik wisata, tanpa harus menjatuhkan satu sama lain…
      Apa lagi Ramayana Ballet ini adalah gagasan Bung Karno, bapak negeri ini…

      Yuukk saling menghargai, saling mendukung…😀

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s