Posted in Culture and Heritage, Tukang Jalan

Tugu Batakland English School…

Hari Kamis, 15 Desember 2011 aku melakukan perjalanan bersama Papaku..  Perjalanan yang akan penuh kenangan buat kami nantinya..  Ya kami melakukan perjalanan dari Sipirok ke Medan lewat  jalur Pangaribuan..  Jalur yang sama sekali tak populer bagi para penempuh jalan Sipirok – Medan, atau sebaliknya..

Buat keluarga kami, jalur yang biasa kami tempuh adalah Sipirok – Tarutung – Siborong2 – Balige – Parapat – Tebing Tinggi – Lubuk Pakam – Medan.  Tapi di jalur ini ada ruas yang sangat tidak nyaman, yaitu ruas Aek Latong, yang berada di antara Sipirok dan Tarutung, hanya sekitar 15 km dari Sipirok.  Ruas semakin membuat tak nyaman di hati setelah beberapa bulang yang lalu di lokasi tersebut terjadi kecelakaan, sebuah bus ALS tergelincir dan menyebabkan 14 orang penumpangnya tewas.  Jalur lain adalah Sipirok – Padang Sidempuan – Sibolga – Tarutung dst.  Buat kami jelas jalur ini sangat tidak popuker karena…., muter bok…!! Perjalanan bertambah panjang sekitar 3 jam… Ogah laaahhh ya, kecuali gak ada pilihan.. 🙂

Naaahhh, jalur Sipirok – Pangaribuan – Siborong2 – Balige dan seterusnya lah yang menjadi pilihan…  Dari Sipirok, kami bergerak ke arah Sibadoar, Bunga Bondar, Hanopan, Sipogu dan seterusnya…  Tak lebih 2 kilometer dari kampung Sipogu, Papa tiba-tiba menyuruh supir yang mengendarai mobil kami berhenti…  Papa lalu mengajak aku turun… Lalu menuju semak-semak yang padat di pinggir jalan…

Papa sambil menerabas semak2 di sekitar kami : “Di sini inang (= ibu, tapi dalam bahasa Batak sehari-hari biasanya digunakan oleh orang tua untuk memanggil anak perempuannya) ada tugu peringatan Batakland English School..  Sekolah Batak berbahasa Inggris..

Di balik semak-semak yang padat itu, kami menemukan tugu berwarna hijau tak terawat…. Mengenaskan…

Tugu Batakland English School di Sipogu – Sipirok dikelilingi semak…

Di tugu tersebut tertulis :

THE FIRST SCHOOL OF SEVENTH-DAY

ADVENTIST CHURCH IN SUMATERA

BATAKLAND ENGLISH SCHOOL

(BES)

1921

Jadi tempat tugu  ini berada merupakan bekas  lokasi Batakland English School, sekolah misi pertama di Sumatera.  Hasil surfing di dunia maya, ada seseorang yang  bernama Jan S. Aritonang yang menulis tentang sekolah ini.. dan menurut beliau sekolah ini berlangsung pada tahun 1861 – 1940.  Terlepas dari ini merupakan sekolah misi, kehadiran sekolah ini menurut cerita yang didengar Papaku, berpengaruh terhadap kemampuan berbahasa Inggris dan wawasan berpikir generasi muda Sipirok di zaman tersebut…  Sayangnya kalau tugu ini diabaikan begitu saja dan terbenam dalam rimbun semak dan ilalang… ***

Advertisements

Author:

An ordinary person. Love reading, love to walk around, love to travel, love to write, love the rain...

4 thoughts on “Tugu Batakland English School…

    1. @ Kak Monda : Kayaknya Aek Latong bukan alternatif yg aman untuk saat ini apalagi di musim penghujan seperti sekarang… soal waktu dan jarak tempuh, relatif sama kak..

  1. tugu itu,pas di samping kebun keluarga ku,,,sipogu tempat lahir ku,,,aku di besarkan di sipogu,,,i love sipogu

  2. Baru kubaca Kak,
    Gila ya sejarah kawasan Sipirok itu ya Kak. Namun justru berbanding terbalik (klo ga boleh dikatakan mundur) dgn masyarakatnya HARI INI 😦

Comments are closed.