Posted in My Friends, Tukang Jalan

Reunion Travelling…, part 2

Pada waktu yang telah direncanakan, Kamis 31 Maret 2011, jam 10.30 aku menuju Padang dengan menggunakan travel..  Sementara rombongan dari Jakarta yang terdiri dari Ati, Linda, Veny, Idien, Aries, Nana dan Gufron terbang dengan Lion.

Perjalanan ke Padang ini awalnya membuat aku merasa cemas dan  tidak nyaman…  Aku gak pernah ke Padang sendirian sebelumnya…  Aku juga gak tau kota Padang…  Mana aku gak pernah naik travel pula ke sana…  Tapi alhamdulillah ternyata travelnya menggunakan Kijang Innova, dan aku dapat tempat duduk di depan..Jadi nyaman…

Aku sampai di Padang jam 17.30 wib.  Hasil komunikasi dengan Yulisman, dia minta agar supir travel mengantarkan aku ke depan pos polisi di bawah jembatan layang ke bandara, dan dia beserta supirnya akan menjemput aku di situ..  Alhamdulillah setelah ditungguin sama travel  beberapa menit, aku akhirnya dijemput Yulisman..

Yulisman kaget saat bertemu dengan ku…  Kami sudah tidak bertemu sekitar 18 tahun…  Dia belum tahu kalau aku telah menggunakan kerudung.., dan itu sangat mengagetkan dia… Mungkin dalam pikirannya, “Mana lah mungkin si bandel Sondha pakai kerudung” hahahaha…  Dan dia juga kaget ketika tahu kalau aku bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil..  Yulisman bilang, “Gue gak nyangka.. Jiwa lu terlalu merdeka untuk jadi PNS.” Gubbbrrraaaakkkksssss……………. Hahahaha…  Life is so full of surprised, my buddy….

@ Lamun Ombak

Setelah ketemu kami langsung menuju bandara, menunggu kedatangan teman2 yang kebetulan pesawatnya didelay sekitar 45 menit… Tak lama kami sampai di bandara, teman kami Firdaus “Vampire” datang… Hmmmmm… suasana reuni mulai terasa…  Setelah menunggu sekitar ½ jam…, rombongan dari Jakarta yang beranggotakan 7 orang muncul….  Huuuuhhhhhhh hebohnyaaaaaa…………

Ketemu Linda, Ati dan Veny di luar Jakarta dan Bogor udah pernah terjadi..  February  2010 mereka bertiga terbang dari Jakarta ke Sing, dan aku dari Pekanbaru ke Sing via Batam..  Tapi ketemu Idien di luar kota Bogor, adalah yang pertama kali dalam 25 tahun pertemanan kami…. hehehehe…

Setelah memasukkan barang2 kami ke mobil Yulisman dan Firdaus, kami dibawa menuju rumah makan Lamun Ombak.. Sambil makan di bagian belakang resto yang menyediakan tempat duduk lesehan, kami ngobrol menikmati pertemuan ini.. Pertemuan yang luar biasa…., tak disangka bisa terealisir, setelah sekitar 18 tahun yang lalu kami satu per satu meninggalkan kampus…

Tak lama setelah kami selesai makan, dan masih ngobrol…, Mawar,  istri Yulisman yang belum pernah ketemu sama kami datang…  Ternyata anak mereka yang paling tua juga sedang di Padang dalam rangka persiapan untuk menari dalam suatu misi Kebudayaan ke Kuala Lumpur.

Setelah Mawar, yang alhamdulillah luwes dan friendly banget (klo enggak, betapa canggungnya kami yang sudah biasa berbicara ceplas ceplos dengan Yulisman.. hehehehe), selesai makan, kami melanjutkan perjalanan… Kemana…? Ke rumah Yulisman di Kinali, Kabupaten Pasaman Barat., sebuah Kabupaten di pesisir barat Sumatera, sekaligus berbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.  Perjalanan ke Kinali butuh waktu sekitar 2 jam..   Setelah sempat singgah untuk membeli jagung bakar dan durian, kami melanjutkan perjalanan… Kami para ibu2 tertidur sampai di tujuan…

Kami sampai di Kinali sekitar jam 12 malam…  Setelah memasukkan barang2 kami ke kamar, kami sempat duduk2 ngobrol di ruang tamu serta menyantap duren… hahahaha…  Namun akhirnya mata tak mampu lagi melawan.. Jam 01.00 kami para perempuan memutuskan untuk masuk kamar, bergantian mandi dan tidur….  Udah gak kuat lagi…. ****

Posted in Happy Hours, My Friends, Sweet Memories, Tukang Jalan

Reunion Travelling…, part 1

Hari  Rabu 30  Maret 2011 yang lalu, aku mengahadap ke atasanku.. Mohon izin untuk tidak masuk kantor tanggal 31 Maret dan 01 April…, karena mau travelling  ke Sumatera Barat  tanggal 31   Maret sampai dengan 3 April  2011.  Alhamdulillah atasanku mengizinkan…

Travelling…?  Sama siapa…?  Dalam rangka apa…?

Aku janjian travelling sama teman2 mainku saat kuliah di Bogor sekitar tahun 1986 – 1992…  They’ve been my friends for 25 years….

Ceritanya, aku, Veny, Linda dan Ati ingin travelling bareng lagi setelah kami travelling bareng ke Sing bulan Februari 2010..  Sebenarnya travelling ke Sumatera Barat sudah beberapa kali kami bicarakan pada saat kami ketemuan, yang selalu disempatkan kalau aku tugas ke Jakarta..  Topik ini semakin menguat ketika Venny, Linda dan Idien ketemu dengan Yulisman saat reunian Program Studi EPS beberapa bulan yang lalu…

Setelah itu Yulisman beberapa kali menelpon aku, menawarkan padaku dan teman2 untuk berlibur ke Sumatera Barat..

Siapa siyy Yulisman…?

Yulisman adalah teman gila ku di masa muda… Hehehehe…  Sama seperti aku, Linda, Veny, Ati dan Idien, Yulisman juga kuliah di Jurusan Sosek, kami kuliah bareng selama tingkat 2.  Tapi di tingkat 3, Linda, Veny, Idien dan Yulisman mengambil Program Studi EPS, sementara aku dan Ati megambil Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Sondha & Yulisman
Sondha dan Yuli, 20 tahun yang lalu…

Tapi di luar perkuliahan, Yulisman, aku dan Avita adalah teman main sehari-hari… Kok bisa…? Ya, Vita yang kuliah di Jurusan Gi zi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga  seangkatan dengan Yulisman di Menwa IPB.  Secara aku sekost dan akhirnya bersahabat dengan Vita, aku pun terseret berteman dengan Yulisman…  Aku selalu mereka seret2 dalam berbagai kegiatan mereka.. Mendaki gunung, salah satunya…

Buat aku si anak rumahan yang sebelumnya gak pernah berurusan dengan dunia luar, mendaki gunung jauh dari semesta kehidupanku. Tapi preman yang dua ini menyeret2 aku.. Ketika aku  menangis karena kelelahan dan ingin meyerah karena rasanya gak mampu lagi berjalan, mereka tetap membujuk aku untuk meneruskan langkah mendaki gunung… Jadi ingat ucapan Vita di saat2 itu.. “Come on Sondha, no pain no gain…!!”

Bahkan dalam suatu  pendakian bertiga ke Gunung Gede yang iseng tanpa rencana dan persiapan, apa lagi izin dari pengelola kawasan, kami tersesat di gunung…  Ceritanya, karena tidak mengurus izin, kami yang memulai pendakian dari Gunung Putri, Cipanas, melambung (mengambil jalan yang bukan path pendakian) untuk menghindari Pos Jaga.  Ternyata kami melambung terlalu jauh…, dan setelah jalan berjam-jam tetap tidak menemukan kembali path yang seharusnya kami susuri untuk sampai ke puncak Gunung Gede..  Aku si nona manja, mulai menangis ketakutan…  Kami lalu memutuskan untuk berhenti.., membuka bekal seadanya, menyalakan kompor parafin dan membuat kopi dan teh untuk menghangatkan diri…  Sambil duduk dan dan mereguk minuman, kami hanya mampu memandang sinaran lampu2 dari kawasan Cipanas di kejauhan….  Yulisman lalu membujuk aku dan Vita untuk tidur dan dia tetap berjaga sampai pagi..  Dan setelah hari benar2 terang, kami kembali berjalan tapi tidak lagi mendaki, melainkan pulang…  Jangan tanya apa yang kami tempuh…  Hehehehe…

Sehari-hari, Avita dan Yulisman adalah temanku berjalan kaki menyusuri pojok2 Kota Bogor terutama di malam hari, saat sebagian besar angkot2 dan bemo sudah tidur..  Jalur favorite kami adalah menyusuri lingkar luar Kebun Raya…, mulai dari Jl. Raya pajajaran, masuk ke Jl. Jalak Harupat, lalu ke Jl. Jend. A. Yani, lalu ke Jl. Otista… Sebelum pulang, biasanya kami duduk-duduk bahkan bisa sampai berbaring leyeh-leyeh di pelataran Tugu Kujang di pertigaan Jl. Raya Pajajaran dan Jl. Otista…  Hehehehe…  Sambil berbaring jejeran, kami memandangi bintang-bintang di langit  dan bercerita tentang angan seperti apa kami 15 tahun kemudian… Hehehehe…  Bahkan untuk memberi kesan kita adalah 3 girls (not 2 girls and 1 boy), aku dan Vita memanggil Yulisman dengan Yuli.. Hahahaha…

Lalu saat jalan berempat dengan Ati, Linda dan Veny pertengahan Februari 2011 yang lalu.., ketika kami lagi di mobil muter2 Kebayaoran buat nyari tempat buat duduk,  Ibu2 yang 3 mendorong aku untuk menelpon si Yuli..

Dari hasil pembicaraan, Yulisman menawarkan kami untuk berlibur bareng di Sumatera Barat dan dia dengan senang hati akan menjadi tuan rumah….  Bahkan untuk membicarakan rencana lebih kongkrit, Yulisman akan ketemuan dengan teman2 yang di Jakarta beberapa hari setelah pembicaraan di telpon.

Hasil pembicaraan lebih lanjut, kami tidak hanya berempat ke Sumatera Barat, tapi Idien, sahabat kami yang menetap di Bogor juga akan ikut.  Juga Aries, d only man di kelompok arisan kami “Bersahabat Sampai Tua”.  Belakangan bergabung juga Gufron, teman sekelas kami yang berasal dari Sumatera Barat, tapi sekarang menetap di Jakarta, dan Nana teman main kami juga yang bahkan pada tahun 1988 ikut travelling bareng Linda, Ati, Idien dan Aries ke Yogya dan Bali.  Selanjutnya di Sumatera Barat akan bergabung teman kami Fidaus “Vampire” yang asli Sumbar dan saat ini menetap di Batu Sangkar…

Panen Jagung
Sosek 2, Tahun 1988 – 1989.  Sembilan orang yg ikut travelling ada di foto ini kecuali Veny..  Try 2 find us… Hehehehehe…

Ada satu kesamaan dari kami semua…  Kami semua pernah mengalami penundaan kenaikan kelas selama di IPB.  Bahkan kami semua, kecuali Veny merasakan 2 tahun di tingkat 2 Sosek pada tahun yaitu tahun 1987 – 1989.  Saat itu lebih dari 40 anak mengalami hal yang sama…, mengulang seluruh mata kuliah yang telah diambil pada tahun sebelumnya kecuali yang sudah dapat nilai B ke atas…  Perasaan senasib membuat kami  merasa kompak…  Kami belajar lebih serius dan sungguh-sungguh, tapi yang namanya main…, teteuuuuppp… Sehingga kata teman2, RCD membuat masa kuliah lebih fun…  Kata Aries “RCD Jaminan Kesuksesan dan Kesenangan…!!!”  Hahahaha… ***