Ketika Si Buncil Mulai Tak Buncil Lagi…

Wowo & Buncil....

Selama setahun terakhir, saat2 pulang ke Medan  aku sudah beberapa kali ngantar ponakanku si buncil Ananda ke salon buat potong rambut.. Menurut dia dianterin ama Wowo lebih ok, karena lebih ngerti  trend  fashion dan rambut… Padahal,  sumpppeeee  I’m not a trendy  woman.. Meski adik perempuanku Uli selalu bilang “you have taste kakak…!!”

Koleksi baju ku biasa2 aja dari segi model dan warna, bahkan cenderung hanya menggunakan bahan2 polos not colorful… Baru beberapa bulan terakhir ini  aja aku menambahkan beberapa potong  baju colorful ke dalam lemariku…

Potongan rambut…? Apalagi…!!!! Aku sebenarnya lebih senang punya rambut panjang karena  curly di bagian bawah rambut membuat rambutku jadi keren, feminin bangetzzzz,  menurut aku.. Hahahaha…  Tapi karena faktor U alias Umur, rambutku jadi lebih mudah rontok.., sehingga aku lebih memilih model yongen skop alias KDM alias Korban Demi More “Ghost” untuk rambutku …

Tapi Ananda di usianya yang baru akan 10 tahun di Juli mendatang ingin rambutnya dipotong dengan layer2 dan setelahnya disosis… Diapain coba….? Nggak ngatri deh gue, si Wowo auwo yang menurut Nanda ngerti trend… Hehehehe…

Nanda di salon.. "Yang bagian dalam lebih panjang dari yang bagian luar, ya bang.."

Aku hanya termangu2 dan sesekali tersenyum terkagum-kagum melihat bagaimana Ananda bicara dengan kapsternya.  Nanda bilang “Bang dipotongnya berlapis2 ya.., yang bagian dalam lebih panjang dari pada bagian luar..”  Dan setelah selesai dipotong, rambutnya dikeringkan dengan menggunakan pengering rambut yang bentuknya  seperti sosis, dan hasilnya rambut jadi bergelung2… Persis rambutku kalau panjang…  Oalaaahhhhhhh, nak, nak…. Gayamu so tante2, nak…!! Nyontoh siapa siyyyy….? Hehehehe…

Beberapa bulan yang lalu saat Nanda dan Nora menemani Papaku berobat ke Penang, di suatu kesempatan jalan-jalan di Mall, Nanda meminta Nora untuk membelikan sepatu Vincci model wedges warna putih… Whaaatttt….? She’s just 8 years old at that time….  Tapi dengan kaki ukuran 38, memang mudah buat dia menemukan sepatu perempuan dewasa buat kakinya… But she’s juSt a kid…!!! Rasanya gak rela memberikan dia sepatu-sepatu yang sebenarnya belum pas untuk usianya..  Rasanya sepatu keds akan membuat dia nyaman untuk berlari dan melonjak sana sini….

Black pump shoes...

Saat ke Medan di pertengahan Januari lalu, saat menjemput  Ananda pulang les, aku melihat dia tidak menggunakan sepatu keds sebagai mana  biasa.. Dia menggunakan sepatu model pumps warna hitam… Ternyata hari2 ini Nanda klo ke sekolah pake sepatu pumps hitam, gak mau pakai sepatu keds…Weleh… weleh…,  Kami bahkan beberapa hari kemudian sempat pergi mencari sepatu buat Ananda.. Model sepatu pilihannya…., ya pumps juga… Hahahaha…

Lalu saat aku ke Medan minggu lalu, setelah duduk sesorean di Merdeka Walk, adikku Ivo  ngajak aku, Mama, Noy & Ananda ke Sogo di Sun Plaza.. Secara  Ivo pengen beli sepatu, dan di Sogo lagi ada sale dalam rangka Imlek..

Begitu sampai di Sogo di lantai 1 yang menjual sepatu dari  berbagai brand, yang sibuk plengak plengok bukan cuma Ivo, tapi juga Ananda…., padahal di situ gak ada jual sepatu anak2.., semua sepatu orang dewasa…

Mula-mula, Ananda tertarik dengan sepatu berwarna pink muda (warna pink, jeung… pink…!! pink……..!!!!) model sandals, dengan tali yang dilingkarkan di pergelangan kaki..  Tapi karena sepatu itu nomornya 37 dan d only 1 stock…, pupuslah harapan Ananda untuk membawa pulang si pink tea…!!!  Ananda dengan tidak putus asa kembali plengak plengok…. Eiitttssss, gak jauh dari situ, masih di rak yang sama, Nanda menemukan sepatu model sandals yang hampir mirip dengan si pink tea, tapi warnanya mere gehese… alias merah merona…. Oaaalllahhhh nak…., pilihanmu…!!!

Buncil dan sepatu mere gehese....

Dengan yakin dan PD nya, Ananda menenteng si merah ke salah satu  bangku yang disediakan bagi para calon pembeli yang ingin mencoba-coba sepatu  mereka minati… Ndilalah sepatu yang dicoba, pas banget di kakinya….  Nora yang merasa  model sepatu itu belum tepat buat anak seumur Nanda, menyarankan Nanda untuk tidak membeli septu itu dengan ngeledek klo sepatu itu gak cocok dengan kaki Nanda yang seperti gedebong pisang…  Bukannya menerima saran Nora, yang ada Sogo Sun Plaza mendadak banjir air mata…..   Walllllaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…………..!!!  Wowo langsung minta si mbak penjaga toko untuk mengantarkan Wowo ke kasir untuk membayar sepatu yang masih terpasang di kaki cantik si buncil…

Kalau dilihat2, sepatu itu memang matching dengan baju yang dipakainya saat itu…  Serasi bangetzzzzzz…  Bahkan 2 hari kemudian dia kembali mengenakan baju dan sepatu tersebut plussss…., tas Elle  warna merah milik Uli, adikku, yang ditinggal di Medan…  Secara keseluruhan, Nanda terlihat bukan seperti gadis kecil lagi.., she’s more like a teenager….  Si Buncil kami telah tumbuh besar…***

Peragawati kagetan.. Baju, sepatu dan tasnya serasikan.. ..??? Gubraakssss...

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s