Suara………….

Suara..  Dengarkan lah aku… (Hijau daun)

Lusi & Aku : Mall Ambassador, 9 Juli 2010

Kali ini aku ingin cerita tentang suara.. Iya suara…  Aku merasa suaraku biasa2 aja..  Gak istimewa atau apa.. Dan aku memang tidak  ngurusin soal suara, karena so far bukan penyanyi atau apa lah yang mengandalkan suara dalam pekerjaannya..  Tapi alhamdulillah wa syukurillah aku punya suara sehingga bisa mengekspresikan perasaan dan pikiranku..

Beberapa belas tahun yang lalu saat aku bekerja untuk sebuah perusahaan yang komunikasi dan transaksi dilakukan sepenuhnya by phone, beberapa teman laki-laki dari perusahaan rekanan bilang kalo I have a sexy voice… Huahahahahaha… Aku gak ngerti dari sebelah mana dan apa kriterianya sehingga suaraku bisa mereka bilang sexy… Mereka bilang mereka senang ngobrol denganku…  Padahal kalo menurut aku, mereka betah ngobrol dengan aku ya karena omongannya “nyambung”… Coba bayangkan klo ada suara yang sexxxxxxyyyyy banget tapi gak nyambung klo ngomong, apa bisa bikin betah ngobrol berlama2…? Hehehehehe…

Saat itu sangkin penasaran, aku mencoba mendengarkan kaset2 dokumentasi kantor yang berisi rekaman transaksi…  Yang aku dengar siyy suara orang yang serak dan rada2 bindeng… hahahaha… Sumpeee… menurut aku gak ada sexy-sexy nya…

Lalu beberapa waktu yang lalu, seorang kenalan keluarga yang beberapa kali ngobrol di telpon bilang, “Sondha suara kamu keren banget, husky dan sexy”… Gubrrraaaakkkkssss….  Hehehehe…

Tapi buat aku semua komentar itu cuma buat lucu2an.. karena gak memberikan efek apa pun… Gak bisa dijual sehingga jadi duit… Hehehe dasar cewek matree…!!! Juga gak bisa bikin karir ku meningkat….  Hmmmmm…., bener kan…? Ada opini yang berbeda, teman2…?

Naaahhhh beberapa minggu yang lalu ada kejadian yang istimewa, yang melibatkan suara..

Ceritanya, aku jalan ke Mall Ambassador di Kuningan Jakarta..  Saat itu aku baru saja menyelesaikan pekerjaan yang membuat aku terkurung di sebuah hotel di daerah Pecenongan selama 5 hari, trus aku janjian mau jalan sama temanku di daerah Kuningan..  Sementara menunggu jam pulang kantornya temanku dan ingin mengisi perut yang lapar banget, aku ke Bakmi GM di Lt5 Ambass…

Selesai makan, saat  akan turun, di lantai 3 aku melihat toko yang menjual gorden2 cantik… Sebenarnya aku sudah sering lewat di depan toko ini, tapi gak pernah tertarik untuk masuk…  Tapi kali ini, aku pengen masuk ke sana…

Gorden yang dijual ternyata emang cantik2.. , harganya pun sangat reasonable.. Satu potong yang ukuran sedang sekitar 45ribuan..  Saat aku ngobrol dengan pelayan toko, tiba2 seorang perempuan yang lebih dahulu ada di toko itu bicara sambil memutar tubuh yang  tadinya membelakangiku : “Kayaknya gue tahu deehh suara ini… Gue kenal suara ini….”

Subhanallah… Perempuan itu adalah Lusi yang biasa kami panggil Uci, putri bungsu Wak Ida, kakaknya Mamaku yang memang menetap di Jakarta sejak tahun 1970-an.  Kami tidak terlalu sering bertemu, karena kesibukan masing-masing.  Terakhir ketemu di Medan akhir tahun 2009, saat Lusi dan keluarga berlibur, lalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan Bujingnya (tante dalam bahasa Batak Angkola) alias Mamaku..  Aku sendiri terakhir bertemu dengan Wak Ida (mama nya Lusi) awal Mei lalu,  saat berkunjung ke rumah Wak Ida di kawasan Cempaka Putih di sela2 waktu bertugas ke Jakarta.

Lusi bilang : “Kak, suara kakak itu khas banget suara keluarga kita, suara keluarga Hanopan (nama kampung tempat Mamaku berasal).  Suara kakak sama dengan suara Mama, suara Bujing, sama dengan suara Uli (adikku) dan beberapa anggota keluarga kita.”

Oaaallllaaahhhhh…. Ternya suara sexy itu turunan toohhh…. Hehehehe…

Tapi hebat banget si Uci ini ya..  Sangat mengenali suara keluarganya… dan betapa luar biasanya faktor “kebetulan” yang mempertemukan kami di toko itu..  kata Uci, “Itu bukan kebetulan kak..  Hubungan darah itu menjadi magnet yang menarik kakak masuk ke toko yang di dalamnya ada Uci…”  Mungkin Uci benar..Secara, entah sudah berapa belas bahkan puluh kali aku melintas di depan toko itu dalam dua tahun terakhir ini, tapi gak pernah tertarik untuk singgah ke sana…

Senangnya bisa bertemu dengan sepupu dengan cara yang tidak biasa… ***

2 thoughts on “Suara………….

  1. @ Mechta : kayaknya udah ketuaan untuk memulai jadi penyiar yaaa… hehehehe… ntar fans nya kakek2 pulaaa… halah…!!!

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s