Mengapa Kita Di Sini….?

woman & question mark

Dedicated 2 my friends in d office…

Pernahkan terpikirkan oleh teman2, mengapa kita berkerja di suatu tempat…? Di suatu divisi..? Di suatu posisi…?

Sebagai orang yang memahami konsep kebetulan adalah cara Sang Pemilik Kehidupan untuk memasukkan kita pada suatu koridor, suatu jalan yang Dia ingin kita jalani, aku yakin penempatan kita di suatu tempat, di suatu divisi, di satu posisi pasti ada tujuannya, bukan “sekedar” kebetulan.. Bisa tujuannya untuk hal yang personal seperti peningkatan kapasitas kita sebagai hamba Alloh, bisa untuk berbuat sesuatu bagi lingkungan kita, masyarakat kitaBisa juga untuk kedua-duanya

Buat aku yang dengan latar belakang pendidikan Sosial Ekonomi Pertanian pada saat S1, lalu Penginderaan Jauh pada saat S2, dan bekerja sekian belas tahun di instansi yang mengurus perencanaan daerah, bekerja di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak pernah ada dalam semesta pemikiran sebelumnya..  Tapi sebagaimana tamu yang datang, yang menyerahkan pada tuan rumah ke bagian mana rumah akan dipersilahkan duduk, begitu lah aku..  Aku dipersilahkan masuk ke instansi ini… Di sini sekarang tempatku, lingkunganku, tugasku…

Sekilas dinas ini gak jauh berbeda dengan dinas lain..  Sama-sama Satuan Kerja Perangkat Daerah…  Tapi ternyata tidak..  Dinas ini mengurus dua bidang yang SANGAT PENTING….  KEBUDAYAAN dan PARIWISATA.  Bahkan KEBUDAYAAN  adalah sesuatu yang essensial.., karena menyangkut cara pikir, cara hidup suatu masyarakat..

Apakah teman2 ingat, apa yang menyebabkan suatu negara menjadi begitu maju dan berkembang, seperti Jepang?  BUDAYA….!! Jepang punya budaya KAIZEN :  budaya  untuk mengambil yang baik, buang yang buruk, ciptakan yang baru…

Lalu kita…  Apakah kita akan membiarkan diri kita, generasi penerus kita begini2 aja…?  Tidak kah kita ingin anak kita punya kehidupan yang lebih baik…?  Tidak kah kita ingin negeri ini lebih menyenangkan buat dihuni…?  Semuanya ditentukan oleh cara pandang kita, cara hidup kita.. dan itu adalah BUDAYA…

Pada saat debat calon presiden di TV minggu lalu yang kudengar sayup2 karena kantuk dan menjelang tertidur..  Cawapres Boediono menyampaikan REVITALISASI KEBUDAYAAN sebagai salah satu isu pokok Pemerintahan mereka bila terpilih nanti.. Di Riau, Kebudayaan menjadi sesuatu yang juga sangat penting, karena Riau mempunyai Visi menjadi Pusat Kebudayaan Melayu se-Asia Tenggara tahun 2020.

Sementara PARIWISATA merupakan suatu sektor ekonomi yang punya potensi untuk dikembangkan mengingat Riau punya potensi alam dan budaya.  Apalagi mengingat sumber daya alam yang melimpah berpuluh tahun terakhir, merupakan sumberdaya alam tak terbaharui dan akan habis tak lama lagi, sehingga kita perlu sektor pengganti…

Pikiran paling simpel dan berpusat pada diri kita sendiri adalah : uang dari mana yang dapat digunakan untuk memberi kita tunjangan yang jumlahnya alhamdulillah itu, pada saat bumi kita tidak lagi mengandung emas hitam..   Jadi  perlu diciptakan sektor baru yang bisa menjadi pendapatan daerah untuk membayar tunjangan kita…

Lalu, mengapa aku diletakkan di sini…? Pasti bukan kebetulan.. Pasti ada tugas yang harus ditunaikan..  Lalu mengapa teman2 yang juga bertugas di Dinas ini berada di sini…?  Apa tugas yang telah diberikan pada kita…? Apakah kita mau bergandengan tangan mengambil peran itu…? Peran besar…, teman-temanku..  Karena apa yang kita kerjakan akan berpengaruh terhadap masyarakat, dan insya Alloh akan menjadi kebaikan buat diri kita di hari akhir nanti….

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s