Berkunjung ke Rengat, Kota Para Raja..

Akhir September 2013 yang lalu, dalam rangka kerja, aku kembali berkesempatan untuk berkunjung ke Rengat dan Tembilahan..  Rengat dan Tembilahan itu kota-kota di Provinsi Riau, Rengat  ibukota Kabupaten Indragiri Hulu.., sedangkan Tembilahan merupakan ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir.

Bersama Kak Indria, teman perjalanan ke Indragiri
Bersama Kak Indria, teman perjalanan ke Indragiri

Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten  Indragiri Hilir, dan Kabupaten Kuantan Singingi yang dilalui oleh Batang Kuantan atau Sungai Indragiri  dulunya merupakan bagian  wilayah Kerajaan Indragiri,  sebuah Kerajaan Melayu yang menjadi bawahan (nazal) dari Kerajaan Minangkabau (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Inderagiri). Batang Kuantan atau Sungai Indragiri yang berhulu ke Danau Singkarak di wilayah Minangkabau,, dan berhilir ke Pantai Timur Sumatera membuat  wilayah Indragiri pada masa itu bisa mengambil peran sebagai  pelabuhan bagi Kerajaan Minangkabau..

Karena Rengat dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Indragiri, dan keturunan bangsawan Indragiri memakai gelar Raja, sebagimana gelar Raden di daerah Jawa Tengah dan Timur, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu menyebut Kota Rengat sebagai Kota Para Raja.

Ini  bukan kunjunganku yang pertama ke Rengat dan Tembilahan..  Untuk ke Rengat, ini kunjungan ku yang ke 4, untuk ke Tembilahan ini kunjungan ku yang ke 3.  Bahkan sekitar tahun 2009, aku sempat berkunjung ke Rengat diajak oleh ibu Dr Widya Nayati, seorang arkeolog senior, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Kebudayaan UGM, untk melihat makam Raja-raja Indragiri serta beberapa makam tua di daerah Japura, sebuah daerah di pinggir Kota Pengat.

Berapa lama perjalanan ke sana?  Dari Pekanbaru ke Rengat sekitar 4 – 5 jam jalan darat.  Dari Rengat ke Tembilahan butuh waktu sekitar 2,5 – 3 jam.  Jadi rata-rata dari Pekanbaru ke Tembilahan butuh waktu sekitar  7  – 8 jam…

Apa yang menarik di Rengat…?

Rumah Tinggi Rengat
Rumah Tingg idi Rengat

Saat bertemu dengan seorang kenalan di Rengat, aku bertanya tentang tinggalan Kerajaan Indragiri yang masih bisa dikunjungi..  Beliau menyarankan aku untuk menyusuri jalan yang berada di tepi Sungai Indragiri.  Ke arah hulu..  Tak jauh dari jembatan terbesar yang ada di Rengat… , hanya sekitar satu km.

Apa yang ada di sana…?  Sebuah  Rumah Tinggi, yang dulunya merupakan rumah salah satu menteri Kerajaan Indragiri..  Rumah kayu dua lantai ini  cantik, penuh dengan ornamen yang khas Melayu…  Posisinya menghadap Sungai Indragiri, lebih kurang 100 meter dari bibir sungai..

Saat ini, Rumah Tinggi ini  oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dijadikan Museum Daerah.  Sayang, saat aku sampai di Rengat, sudah hampir jam 17.00.  Jam kerja sudah usai.., tak bisa lagi melihat ke dalam Museum.. Hanyabisa  melihat dari luar…  Hmmm… Semoga di kunjungan berikutnya bisa yaa…

Bolu Berendam Source : www.riaudailyphoto.com
Bolu Berendam
Source : http://www.riaudailyphoto.com

Apa lagi  yang istimewa dari Rengat….?  Kulinernya… 😀

Ada kue yang khas dari Rengat, namanya Bolu Berendam..   Kue ini custome made… Hanya dibuat by order..  Tak ada di toko2 atau penjual kue sehari-hari..  Biasaya hanya dihidangkan di acara pesta-pesta atau selamatan, atau saat lebaran..  Sama dengan kue bolu lainnya., terbuat dari campuran gula, terigu dan telur.. , dibakar dalam oven dengan cetakan kecil-kecil berbentuk bunga..  Lalu apa istimewanya…? Istimewanya, bolu ini setelah matang, direndam dalam larutan gula pasir yang dikasi esence vanilla..  Jangan tanya rasanya… Muaaaannniiiissss bangeeeetttttt….. Bikin ngilu gigi.. Entah siapalah yang menciptakannya..  Entah mengapa lah orang di Rengat suka…  Tak takut diabetes kah mereka…???😀

Kue RengatLalu apa yang bisa menjadi buah tangan  kalau kita berkunjung ke Rengat…?

Hmmmmm….. Di Rengat, ada yang namanya Pasar Rakyat Rengat.. Lokasinya di tengah kota.. Tak jauh dari alun-alun kota..  Di pasar tersebut, di bagian tengah, setelah penjual sayur dan bumbu-bumbu dapur, persis sebelum los-los yang menjual bahan makanan kering, teman-teman bisa menemukan penjual berbagai kue khas Rengat..  Antara lain kue bawang, keripik pisang tanduk, kue bolu… Pokoknya heboh laahhh…  Harganya pun tak mahal…,, mulai dari Rp.10.000,- per bungkus..  lupadiet.modeon😀 ****

 

5 thoughts on “Berkunjung ke Rengat, Kota Para Raja..

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s