Sales Mobil Kreatif….

Beberapa minggu yang lalu, saat ke sebuah Mall di Pekanbaru untuk nonton,  aku melihat ada pameran mobil dari merk mobil yang sama dengan mobil ku saat ini…  Salah satu mobil yang dipamerkan adalah seri terbaru city car yang telah menemani ku selama 5 tahun terakhir….

Isenk sambil menunggu waktu pemutaran film, aku pun melihat-lihat pameran tersebut..  Salah seorang Sales Promotion Girl (SPG) yang bertugas memintaku untuk mengisi semacam buku pengunjung..

Saat aku menuliskan namaku, dia berkata : “Bu Sondha yaa? Yang rumahnya di Perumahan ABCDE kan?

Aku : “Kok tahu?”

SPG : “Saya kan yang pernah telpon ibu beberapa waktu yang lalu.  Saya dapat nama dan nomor telpon ibu dari database customer di perusahaan.. Mobil yang ibu pakai ambil tahun berapa ya bu?”

Aku : “Tahun 2007, mba”

SPG : “Gak mau ganti, bu?  Bisa tukar tambah, kok dengan yang edisi baru ini.”

Aku isenk nanya : “Emang mobil saya mau dihargai berapa?”

SPG : “Sekian sekian, bu…  Tapi kasi saya alamat rumah atau kantor ibu deh, biar kita bisa lihat dan nilai keadaan mobilnya”

Aku menanggapi celotehan si SPG dengan senyum dan berkata : “Ntar-ntar aja ya mba..  Saya belum niat ganti mobil.  Belum ada post-nya.  Nanti kalau saya kasi alamat, mba bulak balik datang, kan gak enak.”

Setelah pertemuan di pameran tersebut si SPG beberapa kali menelpon ku untuk kembali menawari mobil seri terbaru itu.”

Dan aku selalu jawab : “Saya belum mau ganti mobil, mba… Nanti-nanti saja ya…”

Lalu beberapa hari yang lalu si SPG yang sama menelpon ku.. Begitu telpon kuangkat, terdengar suaranya merdu merayu menyapa dengan penuh semangat…

SPG  : “Bu Sondha, ada orang cari spark edisi lama. Saya tawarin mobil ibu ke dia  Rp.xxx.  Lebih tinggi dari harga kalau ibu jual ke showroom kami.”

Lalu tanpa  jeda dan mendengarkan respon ku, dia melanjutkan…

SPG : “Ibu ok kan? Biar saya jual.”

Aku lalu menjawab : “Mba…., Mba mau jual mobil saya? Mobil itu mobil saya satu-satunya. Kalau mobil saya  mba jual, mba mau suruh saya kemana-mana naik apa?”

SPG :  “Oohh, ibu  bisa pakai mobil dr showroom kami.”

Aku membalas : “Ooohh…..  Terus yang bayar mobil yang akan dikeluarkan dr showroom itu siapa, mba?”

Si SPG  diammmmmmm tak bersuara… Beberapa aat kemudian dia kembali bicara dengan suara agak gemetar dan  perlahan  : “Jadi  ibu gak setuju mobil ibu saya jual?”

Aku :  “Siapa yg mau jual mobil, mba  ?  Nanti kalau saya mau jual, dan mau  minta tolong mba, saya akan  kasi tahu.”

Si SPG langsung terdiam dan aku pun meuntup telpon setelah bilang  : “Udah ya, mba……”

Aneh-aneh aja deh….  Ngerti siyy kalau sebagai tenaga marketing dia dikejar target penjualan.  Tapi ya jangan kebablasan dehh, sampai mau menjual mobil orang tanpa bicara dulu dengan yang punya….. :D  Terlalu kreatif….

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s