Suatu Malam di Taman Kota…

city-garden1Udah beberapa minggu ini sepulang kantor aku nyempetin ke taman kota yang berlokasi di Jl Dipoenegoro Pekanbaru. Taman ini berada di jalan protokol di kota ini..  Di lingkungan perumahan Kompleks Gubernur, tempat aku dibesarkan…  Ngapain..?

Di sini sejak beberapa bulang yang lalu dibuat walking track dengan batu2 kecil..  Jadi punya efek refleksi ke kaki..   Jalan 2 – 3 kali keliling udah bikin tubuh berkeringat dan tidur lebih lelap, dan bangun keesokannya dengan tubuh lebih segar..    Beberapa bulan terakhir,  kerja yang assoy dari jam 7.30 sampai jam 18.00 membuat tubuh gak banyak gerak kecuali dalam jalan dari meja ke meja atau dari ruangan ke ruangan lainn..  So, aku ngusahain banget buat bisa sesering mungkin jalan di walking track ini..  Apalagi udara yang sejuk diantara rimbunan pohon, memberi sensasi tersendiri pada tubuh…

So, tadi malam aku kembali pergi ke taman kota ini, bersama dua orang teman yang aku kenal sejak aku masih sangat belia.. Dua orang yang sudah menjadi kakak buat aku..

Begitu sampai, kita langsung melepaskan alas kaki dan menyusuri walking track..  Di tepi salah satu ruas track kami melihat seorang perempuan dewasa duduk di sebuah bangku dari batu..  Dia duduk dalam kegelapam, sambil terhisak…  Beberapa kali kami memutari track, dia masih aja di situ…  duduk dalam kegelapan sembari terhisak..  Tapi rasa kasihan hanya bisa di simpan di dalam hati…  Hidup di kota mengajarkan kita untuk tidak mencampuri urusan orang lain…

Selesai jalan beberapa puteran, aku dan teman2berhenti berjalan.. Ganti dengan jalan di tempat beberapa menit…

Lalu kami melihat seorang lelaki berpakaian rapi…, terlalu rapi untuk melakukan walking2..  Dia berjalan menyusuri walking track dengan… bersepatu..  Jelas hal itu mengundang kami untuk memandang..  Dan ternyata dia menuju ke tempat perempuan yang menangis dalam kegelapan…  Lalu.. adegan dimulai… adegan pertengkaran, tuding menuding.. entahlah…

Setelah bertengkar cukup lama… Keduanya berjalan keluar dari taman masih dengan amarah yang tersirat dari gerak tubuh mereka ..   Dari gerbang taman, si perempuan bergerak ke arah kiri..  si lelaki rapi bergerak ke kanan, mengambil kenderaannya…  lalu menjemput sang perempuan yang menunggu dalam kegelapan di tepi pagar taman…  Entah lah… entah apa yang terjadi…  Entah apa lakon kehidupan yang mereka jalani…  Entah apa yang mereka pertengkarkan…

Menikmati taman kota, terutama di malam hari, acap kali membuat kita melihat lakon2  yang ada dalam kehidupan…  Pemandangan yang semoga menjadi pelajaran agar bisa semakin bijak dalam menentukan langkah kehidupan..

2 thoughts on “Suatu Malam di Taman Kota…

  1. Awalnya siyy meringis2 juga. Trus baru jalan beberapa meter udah minggir… Tapi mengingat menimbang kerjaan ku duduk di kantor lebih dari 10 jam sehari… Ya aku jalanin aja jalan di walking track itu.. Dengan harapan racun2 yang ada di tubuh keluar bersama keringat, trus ada efek positif juga dari batu2 yang menonjol itu…

  2. Hmm… itulah enaknya klo kita banyak keliling, jalan sore, atau apapun ya pokoknya beredarlah. Jd bisa banyak pengalaman hidup dan contoh kejadian2 kayak “lakon sinetron” di atas.

    Btw kak, kok tahan ya jalan di walking track itu. Kalo aku ga tahan, lbh suka panggil tk refleksi aja.. eheheh….

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s