Tenzing Norgay…

Tenzing Norgay…?

Siapa dia…? Bagi para pencinta alam, pencinta sejarah, pengikut berita, nama ini pasti tidak asing, meski tidak se-populer Sir Edmund Hillary, manusia yang pertama menginjakkan kakinya di Puncak Mount Everest, gunung tertinggi di dunia..

Tenzing is a sherpa… alias penunjuk jalan dalam bahasa Nepal..  Ya, beliau adalah penunjuk jalan bagi para pendaki Himalaya..

Apa istimewanyam beliau…? So many sherpa in Himalaya, pasti…

Aku sudah pernah membaca cerita tentang Tenzing Norgay.. Majalah National Geographic pernah memuat artikel tentang manusia luar biasa yang satu ini…  Tapi bbm yg aku dapat dari adik ku Nana menggugah hati dan pikiran ku…  Menggugah apa…?  Coba teman-teman baca bbm Nana yaku copy paste di bawah ini..

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya:

Reporter :
“Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?”

Tenzing Norgay :
“Sangat senang sekali!”

Reporter :
Anda khan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yg menjadi org pertama yg menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?”

Tenzing Norgay :
“Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan dia (Edmund Hillary) utk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia”.

Reporter :
Mengapa Anda lakukan itu?”

Tenzing Norgay :
“Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya”.

Lalu bagaimana dengan kita…?

Apakah kita sanggup bekerja keras tapi menyerahkan pengakuan terhadap pekerjaan itu kepada pihak lain yang sebenarnya kita berikan jalan?

Apakah kita menyadari kehadiran “Tenzing Norgay” – “Tenzing Norgay” dalam kehidupan kita..? Sudah kah kita menghargai mereka…??***

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s