Posted in My Heart

Universitas Kehidupan

Larik-larik kata yang kuterima melalui BBM dari David, adik laki-laki ku satu-satunya dini hari tadi..

Larik-larik yang aku tahu dia kirimkan untuk menguatkan hati ku, kakaknya, dalam menjalani cobaan hidup, yang boleh dibilang tidak gampang, tapi juga tidak membuat sengsara bagi hamba Allah yang tahu bersyukur…

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS

Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR

Jika setiap do’a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR

Seorang yang dekat dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada air mata

Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN

Seorang yang TEKUN berdo’a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT

Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena TUHAN TAHU yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN

Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN

Tetap semangat….

Tetap sabar….

Tetap tersenyum…..

Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”

Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.

MEREKA dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA……

Posted in Daily Life

Tenzing Norgay…

Tenzing Norgay…?

Siapa dia…? Bagi para pencinta alam, pencinta sejarah, pengikut berita, nama ini pasti tidak asing, meski tidak se-populer Sir Edmund Hillary, manusia yang pertama menginjakkan kakinya di Puncak Mount Everest, gunung tertinggi di dunia..

Tenzing is a sherpa… alias penunjuk jalan dalam bahasa Nepal..  Ya, beliau adalah penunjuk jalan bagi para pendaki Himalaya..

Apa istimewanyam beliau…? So many sherpa in Himalaya, pasti…

Aku sudah pernah membaca cerita tentang Tenzing Norgay.. Majalah National Geographic pernah memuat artikel tentang manusia luar biasa yang satu ini…  Tapi bbm yg aku dapat dari adik ku Nana menggugah hati dan pikiran ku…  Menggugah apa…?  Coba teman-teman baca bbm Nana yaku copy paste di bawah ini..

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya:

Reporter :
“Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?”

Tenzing Norgay :
“Sangat senang sekali!”

Reporter :
Anda khan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yg menjadi org pertama yg menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?”

Tenzing Norgay :
“Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan dia (Edmund Hillary) utk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia”.

Reporter :
Mengapa Anda lakukan itu?”

Tenzing Norgay :
“Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya”.

Lalu bagaimana dengan kita…?

Apakah kita sanggup bekerja keras tapi menyerahkan pengakuan terhadap pekerjaan itu kepada pihak lain yang sebenarnya kita berikan jalan?

Apakah kita menyadari kehadiran “Tenzing Norgay” – “Tenzing Norgay” dalam kehidupan kita..? Sudah kah kita menghargai mereka…??***