Urrrrrggghhhhh…………!!!

Pagi saat tiba di kantor rasanya tenang banget… Semua orang sedang ikutan wirid di lantai 3…  Kesunyian menimbulkan rasa tenang.., nyaman…  Gak lama, mulai berbagai pihak yang datang dengan berbagai masalah… Yang kadang bikin aku terheran2 dengan jalan pikiran mereka…

Pertanyaan mereka antara lain :

“Sondha, kami ada anggaran untuk 2 kegiatan.. Boleh gak, kegiatan yang satunya gak dikerjakan, tapi duitnya digunakan buat kegiatan yang satunya lagi?”

Ya jelas aja jawabnya gak boleh…  Kegiatan yang sudah dianggarkan itu sudah menjadi Peraturan Daerah, artinya itu produk hukum yang harus dijalankan sesuai dengan aturan.. Mana bisa dialihgunakan.. Pengalihgunaan berarti pelanggaran hukum.  Kalau mau dirubah penggunaannya, ada proses yang harus dijalani terlebih dahulu…

Herannya yang nanya itu masa kerjanya sebagai pegawai lebih lama… Terus selama ini kemana aja? Heran gak siyyy….?

Gak lama, ada yg ngomong dengan nada galak… Let’s say namanya  Ani.

Ani  : “Kak Sondha, gimana siyy kakak nyusun anggaran buat pengadaan bacaannya…? Kakak salah hitung yaa…? Gak cukup tuhhh uangnya… Coba lihat ini Dokumen Pelaksanaan Anggarannya?”

Di situ tertulis :

Pengadaan koran :

Koran A :  180  EB @ Rp.150.000,- Jumlah Rp. 27.000.000,-

Koran B :  24 EB @Rp.110.000,- Jumlah Rp.2.640.000,- dst..

Aku lalu menjelaskan : “Ani, itu semua kan buat setahun, artinya 12 bulan. Kalo dia 180 EB, artinya untuk koran itu kita langganan 15 edisi setiap bulan.”

Ani : “Gak cukup uangnya.. Kalau 15 eksemplar kali 30 hari kan sebulan aja sudah 450.  Di anggaran cuma ada 180 setahun.  Mana cukup…!!!!”

Aku : “Ani, koran A itu berappa siyy harga langganannya per bulan?”

Ani : “Rp.100.000.-”

Aku : “Ani lihat dianggarannya berapa? Rp. 150.000,-.  Itu justru artinya uangnya masih lebih.”

Ani : “Lebih dari mana? Anggarannya cuma untuk 180 setahun, sedangkan sebulan aja udah 450.”

Aku : “Ani,  langganan korannya bulanan, kan? Bukan per eksmplar per hari kan?  Artinya Rp.100.000,-  itu untuk 30 lembar atau 31 lembar, tergantung jumlah hari pada bulan tersebut. Kalau kamu langganan 15 eksemplar per hari dan biaya langganannya Rp.100.000,-/bulan, artinya biaya koran tersebut sebulan Rp.1.500.000,-, setahun Rp.18.000.000,-.  Anggarannya justru lebih banget…. Iya gak siyyy?”

Ani : “Enggak, saya gak ngerti.  Menurut saya anggaran ini gak cukup.”

Urrgggghhhhhhhhhhhhhh….!!! Aku gak tahan lagi… Aku gak tau mau menjelaskan bagaimana lagi…. Kemampuanku untuk menjelaskan rasanya udah habis…  Pusinkkkkkkkkkkkkkkkkkk pusinkkkkkkkkkkkk…

2 thoughts on “Urrrrrggghhhhh…………!!!

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s