A Journey To Borneo (1)

Sebagaimana yang udah Tati bilang di postingan ini, so tanggal 03 September lalu, jam 09.20 wib Tati terbang ke Jakarta dengan pesawat Lion. Lalu jam 12.30 wib nyambung lagi terbang dengan pesawat Lion dari Jakarta ke Balikpapan. Sekitar jam 15.30 wita alias 14.30 wib, Tati menginjakkan kaki di kota Balikpapan. Adik Tati, Papi David, beserta istrinya, Mami Nana dan putra ketiga mereka, Abner Harryndra Naiara Siregar, udah nunggu di resto di lantai 2 Bandara Sepinggan.

Setelah sempat ke supermarket yang berada di lingkungan Mall Fantasi, lalu singgah sejenak di rumah ortu Mami Nana di kompleks Perumahan Balikpapan Baru, sekitar jam 17.30 wita kita berempat melanjutkan perjalanan ke Samarinda. Karena merasa tanggung buat berhenti di jalan, Tati lalu memutuskan untuk makan malam di rumah di Samarinda ajah.. So, buka puasanya cukup dengan Aqua dan Kurma yang sempat dibeli di supermarket di Mall Fantasi.

Setelah menempuh perjalanan selama sekitar 3 jam, kita nyampai di rumah keluarga Papi David di Perumahan Bumi Sempaja sekitar jam 20.30 wita. Rasanya lega buanget… Apalagi setelah ketemu dengan Aldy dan Ajere, putra dan putri Papi Davud. Mana si mbak udah nyiapin makan malam yang hangat… Soto ayam plus perkedel dan mie goreng. Yummmy… Beneran lho, karena bumbunya paaasss…. Setelah ngalor ngidul…. Tati lalu mutusin untuk bersih2, sholat dan tidur…. Air hangat dari shower benar2 menolong menghilangkan rasa lelah, dan membuat tidur pulas blaazzzz… Nyadar2 saat si mbak yang kerja di rumah ngebangunin buat sahur… Hehehe…

Selesai sahur, Tati mendengar suara Ajere yang baru berusia 5bulan.  Lagi lucu-lucunya… Tati lalu mutusin untuk naik ke lantai 2 ke kamar anak2.. Lalu bergabung tidur dengan anak2… Hmmmmm…. Rasanya senang sekali bisa tidur dengan para kurcaci… I love you all…!!!

Pagi, sembari nemenin Papi David, Mami Nana dan anak2 sarapan, kita ngobrol ngalor ngidul… Siangnya Papi David, Mami Nana, Abner dan Tati pergi Pampang, Desa Wisata yang merupakan daerah pemukiman suku Dayak Kenyah. Gak jauh kok dari Samarinda, paling sekitar beberapa belas km ajah.. Kita ke sini buat mantau hasil kerjaan staff-nya Papi David dan Mami Nana yang dapat kerjaan membangun sebuah rumah tradisionil buat pemuka masyarakat di daerah Pampang.

Tati sebenarnya udah pernah ke Pampang pada bulan Agustus 2006 dengan adik Tati yang juga menetap di Samarinda, Mami Uli. Waktu itu kita pergi hari minggu, hari dimana masyarakat Dayak Kenyah di Pampang secara rutin mengadakan pertunjukan kesenian mereka di Rumah Panjang. Pada waktu itu masyarakat Dayak yang tinggal di desa tersebut juga menjual hasil-hasil karyanya berupa handicraft. Daaannnn…. biasanya pada saat-saat seperti ini kita bisa menemukan Si Kuping Panjang, yaitu tetua masyarakat dayak yang pake anting-anting sedemikian rupa sehingga daun kupingnya tertarik menjadi memanjang…. Karena kita datangnya hari Kamis, ya gak ada lah acara pertunjukan kesenian dan penjualan handicraft, tapi si bapak Kuping Panjang ada di situ. Beliau duduk di tangga Rumah Panjang lengkap dengan baju kebesarannya.. Kita bisa mengambil foto beliau atau berfoto bersama beliau, kompensasinya Rp.20.000,-/petik foto. Foto-foto di Pampang dibikin di postingan tersendiri aja aahhh….

Habis dari Pampang, kita sempat nyari wadai… Kita belinya di tempat langganan Mami Nana… Kue2nya…., weeiiizzzz delicious, bow.. Sayang gak sempat difoto, keburu dilahap… Huahaha… Malamnya kita ngobrol2 ajah di rumah… Kita sebenarnya menunggu kedatangan seseorang, tapi beliau beberapa hari sebelumnya mendadak harus pergi ke Banjarmasin, ya suudddd lah yaa… ditunggu saja…

Tapi hari itu Tati sempat nelpon Bapak dan Ibu Surya, mereka adalah keluarga yang menjadi sahabat Tati saat sekolah di Yogya. Pak Surya adalah teman sekelas Tati saat ngambil strata 2 di Penginderaan Jauh UGM. Bapak dan Ibu Surya mengundang Tati untuk datang ke rumahnya dan berbuka puasa keesokan harinya… Hmmmmm…., senengnya akan ketemu sahabat lama…

3 thoughts on “A Journey To Borneo (1)

  1. hihi iya nih sok keren deh si bapak itu?
    emang keren ya wow?:p

    eh ni wowow udah balik pku blum sih?
    jalan2 mulu nih kerjanya si wowow.. kita cuma bisa nonton doang dari sini..
    huh huh:p
    *ngiri mode on*

    hehe wow.. maap ya baru jalan2 kesini..
    zikra lagi susah tidur..
    bangun mulu dia.. jadi emaknya susah ngenet deh:p

Sile tinggalkan komen, teman-teman...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s